AIMI harap penertiban SNI beredar ditunda

Minggu, 13 April 2014 - 13:49 WIB
AIMI harap penertiban...
AIMI harap penertiban SNI beredar ditunda
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI) berharap penertiban dan pengawasan barang beredar untuk kategori mainan anak impor ditunda. Pasalnya masih banyak pengusaha yang belum siap untuk memproses untuk barang beredarnya.

"Terus terang itu ya, intinya kita dari asosiasi enggak ada masalah untuk diterapkan, tapi pengawasan barang beredar tolong jangan dipaksakan di masa transisi," ungkap Ketua AIMI, Eko Wibowo kepada Sindonews, Minggu (13/4/2014).

Pihaknya meminta kepada pemerintah agar tiga hingga enam bulan dalam masa transisi ini pengawasan terhadap barang beredar jangan dulu dilakukan. Hingga minggu ini, dia mengatakan baru sekitar 60 perusahaan dan importir yang mendaftarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

"Jumlah importir bisa sampai 150. Produsen itu bisa ada industri menengahnya bisa ada sekitar 30, belum industri kecil bisa sekitar 50 sampai 100," tambahnya lagi.

Namun dia tidak memungkiri, memang masih ada masalah pengusaha yang terkesan menunda untuk proses SNI. "Ini kan sambil berjalan, memang sih ada masalah juga pengusaha banyak yang menunda untuk urus proses SNI ini. Ya ini sifatnya orang Indonesia juga. Kadang pas dekat waktunya baru urus. Itu kan jadi masalah juga," tandasnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah gencar melakukan sosialisasi SNI kepada seluruh pengusaha importir mainan di seluruh Indonesia.

Pemerintah telah menetapkan, 30 April 2014 mendatang seluruh mainan anak impor yang ada di Indonesia harus berlabel SNI. Jika tidak, mainan-mainan tersebut akan ditarik dari peredaran.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pop Mart Resmi Buka...
Pop Mart Resmi Buka Gerai Pertama di Indonesia, Disambut Antusias Penggemar
Top, Ekspor Produk Mainan...
Top, Ekspor Produk Mainan Anak Tembus USD343 Juta
Asah Kreativitas Anak...
Asah Kreativitas Anak di Masa Pandemi Melalui Simply Blox-Play Sofa
Innova Venturer Goda...
Innova Venturer Goda Anak-anak di IIMS, Ini yang Bikin Istimewa
Kidz Station Hadirkan...
Kidz Station Hadirkan Beragam Mainan Inovatif dari Amerika Serikat
Resmi Diluncurkan, Tolo...
Resmi Diluncurkan, Tolo Car Bantu Anak-Anak Latih Kemampuan Motorik
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Keberangkatan Jamaah...
Keberangkatan Jamaah Umrah Kembali Ditunda hingga 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved