Karyawan ancam mogok jika BTN dipaksa akuisisi

Selasa, 15 April 2014 - 19:14 WIB
Karyawan ancam mogok...
Karyawan ancam mogok jika BTN dipaksa akuisisi
A A A
Sindonews.com - Serikat Pekerja (SP) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengancam akan melakukan aksi mogok nasional jika pemerintah memaksakan untuk melepas saham BTN. Terlebih pelepasan saham BTN dinilai tidak transparan.

"Terus terang kita kaget, ini bukan akuisisi tapi pencurian. Ini diam-diam. Tiba-tiba ada surat dari Kementerian BUMN yang meminta agenda RUPSLB ditambahkan persetujuan perubahan pemegang saham BTN," ujar Ketua Umum SP BTN Satya Wijayantara di Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Menurutnya, mogok nasional akan dilakukan serentak di kantor-kantor BTN seluruh Indonesia, jika pemerintah memaksakan untuk melepas saham BTN. "Kami minta maaf kalau nasabah dirugikan, karena pelayanan terganggu tetapi ini untuk kepentingan nasabah BTN juga," tegasnya.

Satya mengatakan, selain akan melakukan mogok nasional, SP juga akan melakukan gugatan terhadap surat dari Kementerian BUMN yang meminta agenda tambahan persetujuan perubahan pemegang saham perseroan dalam RUPSLB. Gugatan akan diajukan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pekan ini.

"Alasannya prosedur akuisisi bank yang tidak sesuai hukum dan aturan pemerintah soal akuisisi merger dan konsolidasi. Dalam Pasal 37 PP No 37/1999 yang mengatur rencana akuisisi harus disampaikan 30 hari sebelum RUPS kepada karyawan. Sementara mereka tiba-tiba tanpa koordinasi dengan karyawan yang mengagendakan RUPS persetujuan perubahan pemegang saham," tutur dia.

Selain dua hal tersebut, lanjut Satya, serikat pekerja juga akan melakukan demo di kantor Kementerian BUMN, KPK, dan DPR. Demo dilakukan untuk menegaskan agar BTN tidak dikorbankan dalam pencarian dana menjelang Pemilu Presiden. "Jangan jadikan BTN, Century kedua," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Potret Kinerja Bank...
Potret Kinerja Bank BTN di Kuartal III/2020 Saat Pandemi
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved