BNI AM Dana Saham Sektoral mulai Rp100 ribu

Rabu, 16 April 2014 - 15:24 WIB
BNI AM Dana Saham Sektoral...
BNI AM Dana Saham Sektoral mulai Rp100 ribu
A A A
Sindonews.com - PT BNI Asset Management (BNI AM) hari ini merilis produk reksa dana terbaru, BNI AM Dana Saham Sektoral.

‪Direktur BNI-AM Isbono M I Putro mengungkapkan, reksa dana ini ditujukan untuk investor institusi dan investor ritel yang memiliki tujuan investasi jangka panjang.

Menurutnya, peluncuruan reksa dana ini juga memanfaatkan momentum penyelenggaraan pemilihan umum legislatif dan presiden tahun 2014 mengingat dari dua pemilu sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja selama 3 tahun pertama pada kisaran 160-180 persen.‬

‪Dia menuturkan, kenaikan IHSG tersebut disebabkan ekspektasi bahwa stabilitas politik setelah pemilu dapat membawa pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

"Kami manfaatkan momen pemilu ini, sehingga kesempatan ini kami gunakan untuk launching produk, mudah-mudahan bisa menghasilkan kinerja yang baik," ujar dia saat peluncuran BNI AM Dana Saham Sektoral di Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Diharapkan produk ini dapat memberikan kinerja investasi optimal dalam jangka panjang. Adapun proses pembentukan portofolio pada reksa dana tersebut menekankan pada aspek pemilihan 30 saham unggulan dengan kecendrungan pada saham saham berkapitalisasi besar dan menengah.

"Pemilihan saham ini juga didukung oleh analisa makro dan industri/sektoral," ucapnya.‬

‪Isbhono mengungkapkan, portofolio reksa dana akan dimonitor secara berkala setiap 1 bulan sekali untuk melihat kesesuaian dengan kondisi pasar terkini.

Dia menuturkan, dengan harga minimum pembelian Rp100 ribu, nasabah dapat memiliki produk yang sejak peluncuran pertama pada 7 April 2014 kemarin telah memberikan imbal hasil 0,4 persen dengan NAV/unit 1003.60.

"Kinerja reksa dana ini relatif lebih baik dari pada tolok ukurnya, IHSG sebesar minus 1,1 persen," paparnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
28 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
46 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved