Sejumlah perusahaan Korsel berkomitmen investasi ke RI
Jum'at, 18 April 2014 - 11:01 WIB
Sejumlah perusahaan Korsel berkomitmen investasi ke RI
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rangka promosi investasi Indonesia, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar telah berkunjung ke Korea Selatan (Korsel), 18-20 Maret lalu, untuk menyampaikan kondisi terkini perekonomian Indonesia melalui One on One Meeting dengan lembaga pemerintah dan sejumlah pemimpin perusahaan terkemuka negara tersebut.
Dilansir dari situs Setkab, Jumat (18/4/2014), dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korsel, Kepala BKPM Mahendra Siregar menyampaikan beberapa tahapan dalam pembahasan perjanjian kerjasama bilateral Indonesia-Korea Comprehensive Economic Patnership Agreement telah dapat diselesaikan. Mahendra juga berharap Pemerintah Korsel tetap mendorong peningkatan investasi Korsel di Indonesia.
Sedangkan dalam pertemuan dengan pimpinan perusahaan terkemuka Korsel, Kepala BKPM menerima penyampaian sejumlah pimpinan perusahaan (CEO) yang berminat untuk melakukan investasi di Indonesia.
CEO LG International Corporation dan CEO Lotte Group misalnya, menyampai komitmen untuk terus meningkatkan investasinya di Indonesia di bidang industri petrokimia, dan rencananya Lotte Group menentukan lokasinya di Kawasan Industri Krakatau Industrial Estate di Cilegon.
Samtan Group, menyampaikan rencana pengembangan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Kalimantan, dengan rencana total investasi sebesar 815 juta dollar AS dalam 4 (empat) tahun ke depan.
Adapun Chairman Korea Chamber of Commerce and Industry, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terobosan Pemerintah Indonesia, satu-satunya di dunia, yaitu memberikan Visa on Arrival di dalam pesawat sehingga memudahkan pengusaha Korsel melakukan bisnis ke Indonesia.
Atas minat dan rencana investasi perusahaan-perusahaan Korsel tersebut, Kepala BKPM Mahendra Siregar berjanji akan terus mengawal dan memfasilitasi, termasuk dalam penyelesaian isu-isu yang dihadapi dalam merealisasikan rencana para pengusaha terkemua Korsel itu.
Sedangkan untuk mempercepat realisasi investasi Lotte Chemical di industri petrokimia di Cilegon, akan dibentuk Tim Kerja Lintas Kementerian.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya itu, Kepala BKPM Mahendra Siregar juga melayani permintaan wawancara dari kantor berita Maeil Business Newspaper.
Dalam wawancara tersebut, Kepala BKPM menyampaikan tujuan didirikannya Indonesia Investment Promotion Centre, salah satunya adalah sebagai perwakilan BKPM di Korsel untuk memfasilitasi para investor yang akan dan telah berinvestasi di Indonesia.
Rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kepala BKPM Mahendra Siregar itu telah berhasil menarik minat investor Korsel untuk berinvestasi dan/atau memperluas investasinya di Indonesia tetap tinggi, yang diindikasikan dari rencana investasi baru dan perluasan kurang lebih senilai 9,39 miliar dollar AS, dan adanya sambutan positif para investor Korsel terhadap alternatif lokasi kawasan industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dilansir dari situs Setkab, Jumat (18/4/2014), dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan, Industri dan Energi Korsel, Kepala BKPM Mahendra Siregar menyampaikan beberapa tahapan dalam pembahasan perjanjian kerjasama bilateral Indonesia-Korea Comprehensive Economic Patnership Agreement telah dapat diselesaikan. Mahendra juga berharap Pemerintah Korsel tetap mendorong peningkatan investasi Korsel di Indonesia.
Sedangkan dalam pertemuan dengan pimpinan perusahaan terkemuka Korsel, Kepala BKPM menerima penyampaian sejumlah pimpinan perusahaan (CEO) yang berminat untuk melakukan investasi di Indonesia.
CEO LG International Corporation dan CEO Lotte Group misalnya, menyampai komitmen untuk terus meningkatkan investasinya di Indonesia di bidang industri petrokimia, dan rencananya Lotte Group menentukan lokasinya di Kawasan Industri Krakatau Industrial Estate di Cilegon.
Samtan Group, menyampaikan rencana pengembangan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Kalimantan, dengan rencana total investasi sebesar 815 juta dollar AS dalam 4 (empat) tahun ke depan.
Adapun Chairman Korea Chamber of Commerce and Industry, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap terobosan Pemerintah Indonesia, satu-satunya di dunia, yaitu memberikan Visa on Arrival di dalam pesawat sehingga memudahkan pengusaha Korsel melakukan bisnis ke Indonesia.
Atas minat dan rencana investasi perusahaan-perusahaan Korsel tersebut, Kepala BKPM Mahendra Siregar berjanji akan terus mengawal dan memfasilitasi, termasuk dalam penyelesaian isu-isu yang dihadapi dalam merealisasikan rencana para pengusaha terkemua Korsel itu.
Sedangkan untuk mempercepat realisasi investasi Lotte Chemical di industri petrokimia di Cilegon, akan dibentuk Tim Kerja Lintas Kementerian.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya itu, Kepala BKPM Mahendra Siregar juga melayani permintaan wawancara dari kantor berita Maeil Business Newspaper.
Dalam wawancara tersebut, Kepala BKPM menyampaikan tujuan didirikannya Indonesia Investment Promotion Centre, salah satunya adalah sebagai perwakilan BKPM di Korsel untuk memfasilitasi para investor yang akan dan telah berinvestasi di Indonesia.
Rangkaian kegiatan kunjungan kerja Kepala BKPM Mahendra Siregar itu telah berhasil menarik minat investor Korsel untuk berinvestasi dan/atau memperluas investasinya di Indonesia tetap tinggi, yang diindikasikan dari rencana investasi baru dan perluasan kurang lebih senilai 9,39 miliar dollar AS, dan adanya sambutan positif para investor Korsel terhadap alternatif lokasi kawasan industri di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
(gpr)
Lihat Juga :