Inflasi harga rumah di China terendah dalam 8 bulan

Jum'at, 18 April 2014 - 14:42 WIB
Inflasi harga rumah...
Inflasi harga rumah di China terendah dalam 8 bulan
A A A
Sindonews.com - Inflasi harga rumah di China melambat ke level terendah dalam 8 bulan pada Maret 2014, sebagai kehilangan momentum di pasar properti yang selama ini menjadi titik kuat dalam perekonomian.

Dilansir dari Reuters, Jumat (18/4/2014), Biro Statistik Nasional (NBS) mencatat rata-rata harga rumah baru di 70 kota besar China naik 7,7 persen pada Maret, dari tahun sebelumnya. Dari bulan-ke-bulan, harga rumah naik 0,2 persen pada Maret, melambat dari kenaikan 0,3 persen pada Februari.

Analis mengatakan, pendinginan pasar properti merupakan indikasi awal stabilisasi dan mereka memperkirakan tren pelemahan terus berlanjut tahun ini.

"Kenaikan harga rumah akan terus kehilangan momentum tahun ini, seperti yang kita lihat lebih banyak pengembang mulai memotong harga," kata Liu Yuan, kepala penelitian konsultan properti Centaline di Shanghai.

"Namun, kami pikir pasar akhirnya akan stabil berkat permintaan masih kuat dan kemungkinan pemerintah daerah bergerak untuk mengurangi pembatasan pembelian rumah," tambahnya.

Pasar properti China telah kehilangan uap sejak akhir 2013, setelah otoritas memperketat kontrol pada pembelian spekulan dan bank, yang membuat pembeli rumah dan pengembang kecil lebih sulit mendapatkan pinjaman.

Pemerintah telah menghabiskan waktu lebih dari empat tahun mencoba menjinakkan rekor harga rumah di tengah kekhawatiran memicu gelembung aset, dan beberapa melihat upaya telah membuahkan hasil.

"Pasar properti saat ini hanya sedikit cooling down dari situasi panas yang terlihat dalam beberapa tahun terakhir, yang sebenarnya cukup baik untuk perkembangan sehat industri, " kata Chen Guoqiang , wakil ketua China Real Estate Society, badan penelitian kebijakan properti.

NBS mencatat harga rumah dari tahun-ke-tahun terus meningkat di 69 dari 70 kota yang dipantau, tidak berubah dari Februari. Wenzhou, pusat bisnis swasta, menjadi satu-satunya kota yang mengalami penurunan harga rumah pada Maret, turun 3,9 persen dari tahun lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
9 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved