PLN segera tandatangani PPA dengan pemenang lelang PLTS

Minggu, 20 April 2014 - 19:11 WIB
PLN segera tandatangani...
PLN segera tandatangani PPA dengan pemenang lelang PLTS
A A A
Sindonews.com - PT PLN (Persero) menyatakan akan segera menandtangani jual beli listrik (Power Purchase Agreement/PPA) dengan tujuh pemenang lelang proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Penandatanganan ini dilakukan secepatnya pertengahan tahun ini.

Kepala Divisi Energi Baru Terbarukan PLN, Mochamad Sofyan mengatakan, tahapan PPA dilakukan setelah pihaknya menerima penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait pembelian tenaga listrik PLTS.

“Setelah dapat penugasan, kami punya waktu paling lambat dua bulan untuk PPA,” kata Sofyan di Jakarta, Minggu (20/4/2014).

Menurut dia, penugasan pembelian tenaga listrik tersebut diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No. 17 Tahun 2013 tentang Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN dari PLTS Fotovoltaik.

Dalam peraturan ini, lanjutnya, badan usaha pemenang lelang harus menunjukkan bukti setor dana pelaksanaan pembangunan PLTS sebesar 20 persen dari investasi kepada Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM.

Kemudian, Ditjen EBTKE menyampaikan kepada Menteri ESDM terkait pemenang lelang yang telah menyetorkan dana 20 persen tersebut untuk memproses usulan penugasan pembelian tenaga listrik PLTS kepada PLN.

Sofyan menjelaskan, pembelian tenaga listrik dalam Permen 17 itu menggunakan harga patokan tertinggi sebesar USD25 sen/kWh. Namun jika PLTS menggunakan tingkat komponen dalam negeri sekurang-kurangnya 40 persen diberikan insentif dan ditetapkan dengan harga patokan tertinggi mencapai USD30 sen/kWh.

“Harga belinya sama yang ditetapkan pada proses lelang. Tidak ada perubahan,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan tujuh pemenang lelang pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Lelang ini bagian dari proyek pembangunan 80 PLTS di seluruh Indonesia.

Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan Kementerian ESDM Alihudin Sitompul mengatakan, para pemenang lelang tersebut saat ini sedang membahas perjanjian jual beli listrik dengan PT PLN. Proyek ini, menggunakan skema kontrak selama 20 tahun dan bisa diperpanjang.

Pembangunan PLTS diperkirakan memakan waktu 8-18 bulan pascapenandatanganan PPA. Proyek PLTS ini tidak akan menemui kendala lantaran kebutuhan lahan untuk pembangkit berkapasitas 1 megawatt (MW) hanya 1,5 hektare (ha).

“Kami melakukan lelang untuk 11 lokasi dan hanya tujuh lokasi yang berhasil. Empat di antaranya gagal,” kata dia saat dihubungi di Jakarta kemarin.

Perusahaan pemenang lelang adalah PT LEN Industri untuk daerah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kapasitas 5 MW; PT Global Karya Mandiri untuk daerah Atambua, NTT dengan kapasitas 1 MW; PT Brantas Energi-Adyawinsa KSO untuk daerah Gorontalo dengan kapasitas 2 MW; PT Global Karya Mandiri untuk daerah Kotabaru, Kalimantan Selatan dengan kapasitas 2 MW; PT Berkah Surya Madani untuk daerah Lombok Utara, NTT dengan kapasitas 2 MW; PT Buana Multi Techindo untuk daerah Sumba Timur, NTT dengan kapasitas 1 MW; dan PT Indo Solusi Utama untuk daerah Maumere-Rope-Ende, NTT dengan kapasitas 2 MW.

Sementara empat proyek PLTS yang gagal lelang adalah Tual-Maluku dengan kapasitas 1 MW, Tanjung Selor-Kalimantan Timur dengan kapasitas 1 MW, Sintang-Kalimantan Barat dengan kapasitas 1,5 MW dan Nanga Pinoh-Kalimantan Barat dengan kapasitas 1 MW.

“Empat lokasi gagal karena peserta lelang tidak memenuhi persyaratan dokumen lelang,” kata Alihudin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved