Tunggakan PLN Sulselrabar hingga Maret capai Rp26 M

Selasa, 22 April 2014 - 17:27 WIB
Tunggakan PLN Sulselrabar...
Tunggakan PLN Sulselrabar hingga Maret capai Rp26 M
A A A
Sindonews.com - PT PLN wilayah Sulselrabar mencatat tunggakan listrik masyarakat maupun industri mencapai Rp26,052 miliar hingga posisi Maret dengan total lembar rekening tertunggak sebanyak 106.316 lembar.

Menurut General Manager PT PLN Sulselrabar Judi Winardi, jumlah ini bila dibandingkan tahun lalu terbilang tinggi, karena di data akhir Desember 2013 mencatat total tunggakan mencapai Rp16,979 miliar dengan total lembar rekening sekitar 87,515 lembar rekening.

Sementara, jumlah pelanggan PLN posisi Maret sebanyak 2,099 juta, dengan rincian pelanggan pasca bayar sebanyak 1,679 juta dan pelanggan prabayar sebanyak 420.307 pelanggan.

"Dari segi jumlah rupiah memang tunggakan terbilang besar, hanya saja jika diukur dari segi ketaatan membayar kewajiban PLN warga di wilayah Sulselrabar khususnya Sulsel masuk kategori taat jika diperbandingkan dengan seluruh pelanggan PLN secara nasional," ujarnya, Selasa (22/4/2014).

Dia menjelaskan, jumlah tunggakan tersebut belum termasuk total denda yang dikenakan setiap pelanggan di tiap bulannya, ketika telat melakukan pembayaran. Itu dikarenakan, besaran denda tiap kelompok berdasarkan batas daya bervariasi.

Judi Winardi menguraikan, besaran denda tersebut terdiri dari, untuk batas daya 450 Volt Amphere (VA) hingga 900 VA perbulannya dikenakan denda Rp3.000, untuk batas daya 1.300 VA dikenakan denda Rp5.000, untuk 2,200 VA dikenakan denda Rp10.000 perbulan, 3.500 VA sampai dengan 5.500 VA dikenakan Rp50.000 perbulan.

Kemudian, untuk batas daya 6.600 VA sampai dengan 14.00 VA dikenakan dendan 3 persen dari tagihan rekening listrik minimum Rp75.000 dan di atas 14.000 VA dikenakan denda 3 persen dari tagihan listrik minimum Rp100.000.

"Upaya telah dilakukan untuk mengingatkan agar masyarakat membayar kewajibannya, tidak saja melalui sosialisasi, mengirim pesan melalui media. Namun, dengan memperbanyak lokasi pembayaran listrik ke masyarakat yang kini bisa diakses di beberapa tempat," jelasnya.

Tempat yang dimaksudkan, tidak saja pada loket PLN, tapi juga di kantor Pos, PPOB yang telah bekerja sama, layanan sms maupun mobil banking hingga minimarket.

Judi Winardi memaparkan, dari beberapa tunggakan tersebut didominasi pelanggan rumah tangga, itu dikarenakan dari total pelanggan PLN sekitar 93 persen adalah pelanggan rumah tangga.

"Jika tiga bulan berturut-turut tidak melakukan pembayaran, maka akan dilakukan pemutusan rampung dengan mencabut seluruh perangkat PLN pada sambungan. Jika hendak dipasang, pelanggan harus mengusulkan pemasangan baru," tegasnya.

Disisi lain, terkait dengan rencana kenaikan Tarif Daya Listrilk untuk industri di bulan Mei mendatang.

Judi mengimbau masyarakat Sulsel untuk tidak perlu khawatir, karena yang terkena dampak atas kenaikan listrik tersebut hanya perusahaan yang masuk dalam golongan penggunan daya mulai di atas 220 KVA yang disebut golongan industri skala besar dengan kategori listrik bertegangan menengah (I-3) yang sudah go public.

Serta, industri skala besar dengan tegangan listrik tinggi (I-4) dengan daya 30.000 KVA. "Di Sulsel hanya dua perusahaan yang masuk kategori tersebut, yakni Semen Tonasa dan Semen Bosowa, itupun mereka juga memiliki pembangkit listrik sendiri," paparnya.

Dirut Tonasa Unggul Attas mengungkapkan, kenaikan tarif daya listrik tidak akan mempengaruhi harga semen yang dipasarkan, karena selama ini ada pembangkit listrik yang dioperasional secara internal.

"Kami memiliki pembangkit listrik sendiri dengan kapasitas 2X35 MW yang selama ini dipakai mengoperasikan pabrik semen, meski masih ada daya listrik PLN yang juga digunakan," ungkapnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
PLN Runners Bertekad...
PLN Runners Bertekad Sukseskan PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang
Program Ikatan Kerja...
Program Ikatan Kerja PT PLN (Persero) Resmi Dibuka, Ini Persyaratannya!
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
PLN Startup Day 2025...
PLN Startup Day 2025 Dukungan Kembangkan Startup Greentech Indonesia
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved