Hatta: SDM kunci RI hadapi AEC 2015

Senin, 28 April 2014 - 17:10 WIB
Hatta: SDM kunci RI...
Hatta: SDM kunci RI hadapi AEC 2015
A A A
Sindonews.com - Untuk menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015, kunci utamanya Indonesia harus dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengatakan, tanpa SDB berkualitas, Indonesia dipastikan kalah bersaing dengan negara-negara ASEAN. Menurutnya, upaya mempercepat kemampuan SDM dan iptek nasional harus dilakukan semua pihak, termasuk perguruan tinggi.

"Dan yang perlu disadari, percepatan dan perluasan SDM juga harus diikuti ekonomi berbasis iptek. Di mana, inovasi menjadi solusi. Sebagai negara kaya sumber daya alam, Indonesia tidak akan besar jika SDM-nya tidak berkualitas. Dengan SDM yang baik, kita bisa mengelola apa yang kita punya," ujarnya dalam seminar nasional di UMY, Senin (28/4/2014).

Peningkatan kualitas SDM di Indonesia, kata dia, menjadi upaya peningkatan daya saing Indonesia baik di ASEAN maupun global. Salah satu keberhasilannya bisa dilihat dengan naiknya pendapatan masyarakat secara nasional, meski keberhasilan juga tidak hanya dapat diukur dengan pendapatan.

"Kunci meningkatkan daya saing bisa kita lakukan dengan perbaiki institusi kita, baik pemerintah dan lainnya. Kita harus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur agar terjadi konektivitas ekonomi dan logistik. Terakhir hilirisasi industri atau reformasi industri," paparnya.

Dia menjelaskan, integrasi ekonomi secara global akan diakselerasi oleh iptek. AEC 2015 ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan mengakselerasi pembangunan ekonomi bangsa Indonesia. Dia juga berharap, bonus demografi yang dialami Indonesia benar-benar bisa menjadi manusia produktif, tidak hanya menjadi usia produktif.

Sementara, Rektor UMY Bambang Cipto menuturkan, kesiapan Indonesia jelang AEC tentu harus dipersiapkan bersama semua pihak. Dia mengingatkan pasar bebas yang akan dijalani negara-negara Asia Tenggara tersebut bukan hal sepele.

"Jika kita tidak siap, kita hanya akan menjadi konsumen dan permainan ekonomi regional bahkan global," ujarnya.

Bambang menambahkan, banyaknya para ilmuan yang melirik Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru dunia. Bahkan ada yang mengatakan Indonesia akan masuk 7 besar negara pemegang ekonomi dunia. Dan para pemuda Indonesia sendiri harus berupaya mengolah dan memanfaatkan kesempatan tersebut.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
19 menit yang lalu
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
1 jam yang lalu
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
2 jam yang lalu
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
3 jam yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved