Laba bersih BTN kuartal I Rp341 M

Rabu, 30 April 2014 - 15:20 WIB
Laba bersih BTN kuartal...
Laba bersih BTN kuartal I Rp341 M
A A A
Sindonews.com - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada kuartal I/2014 membukukan laba bersih sebesar Rp341 miliar, tumbuh dibanding perolehan laba periode sebelumnya sebesar Rp334 miliar.

Sementara total aset Bank BTN pada tiga bulan pertama 2014 mencapai Rp136,96 triliun, atau meningkat 13,97 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp120,18 triliun.

Direktur Utama Bank BTN Maryono mengatakan, perseroan juga berhasil mencatat peningkatan dana pihak ketiga dalam bentuk deposito, giro maupun tabungan sebesar Rp102,28 triliun atau tumbuh 17,44 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Pertumbuhan DPK tersebut membuktikan bahwa di tengah kondisi likuiditas dana yang ketat, BTN masih dapat meningkatkan dana pihak ketiganya lebih tinggi dari pertumbuhan industri yang berkisar 12,36 persen (data Februari 2014)," ungkapnya.

Pertumbuhan dana pihak ketiga ini juga mengakibatkan penurunan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) Bank BTN dibandingkan posisi 31 Desember 2013.

Sampai saat ini, perseroan memiliki outstanding obligasi sebesar Rp8,85 triliun dan outstanding sekuritisasi aset sebesar Rp3,95 triliun.

Dia menuturkan, BTN saat ini tengah mempersiapkan penerbitan Obligasi ke-18 dengan nama Obligasi Berkelanjutan II tahun 2014 sebesar Rp2 triliun, dengan peringkat AAid. Bank BTN juga akan melakukan program sekurititasi aset sebesar Rp2 triliun melalui skema KIK-EBA yang direncanakan pada kuartal III/2014.

Dengan transaksi ini, BTN akan memperoleh dana segar dari pasar modal dan sekaligus meningkatkan kapasitas untuk pembiayaan perumahan tanpa terkendala CAR.

Maryono mengungkapkan, sampai dengan posisi 31 Maret 2014, likuiditas BTN dikelola secara baik dan kuat yang tercermin dari posisi secondary reserve dalam bentuk penempatan pada Bank Indonesia sebesar Rp12 triliun serta posisi Surat Berharga Pemerintah sebesar Rp8 triliun.

Melihat kondisi tersebut, likuiditas BTN untuk menyalurkan kredit dalam posisi yang sangat sehat dan sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia.

“Kami akan meningkatkan dana pihak ketiga dengan menyediakan berbagai varian jasa dan produk simpanan, memperluas fasilitas kartu debit, serta layanan wealth management kepada nasabah. Berbagai opsi sumber pendanaan lainnya akan kami laksanakan dengan berbagai pertimbangan bisnis yang matang,” ucap Maryono.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Punya Jajaran Direksi...
Punya Jajaran Direksi Baru, Bank BTN Optimistis Tembus Target 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Pajak Digital Tembus...
Pajak Digital Tembus Rp26,75 Triliun, Kripto Sumbang Rp838,56 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved