AIMI keluhkan perizinan industri mainan di Indonesia

Minggu, 04 Mei 2014 - 11:34 WIB
AIMI keluhkan perizinan...
AIMI keluhkan perizinan industri mainan di Indonesia
A A A
Sindonews.com – Asosiasi Importir dan Distributor Mainan Indonesia (AIMI) mengeluhkan sulitnya mengurus perizinan industri mainan di Indonesia. Oleh karena itu, hingga saat ini masih banyak industri mainan di Indonesia terpaksa berjalan tanpa surat izin industri.

“Ini kan terkait banyak orang, ribuan orang yang berusaha di bisnis ini. Lalu industri menengah, juga ada yang tidak punya izin industri. Karena satu, di lokasi-lokasi mereka produksi itu tidak diizinkan untuk dibuat industri. Coba bayangin, jadi mereka cuma punya izin prinsip, padahal itu lokasinya gudang. Ada alat taruh di situ, mengurus izin tidak bisa. Karena ini daerah bukan industri peruntukannya, tapi itu kan sudah berjalan,” terang Ketua AIMI Eko Wibowo Utomo kepada Sindonews, Minggu (4/5/2014).

Dia mengatakan, produsen sering mengeluh terkait sulit dan mahalnya mengurus perizinan tersebut. Selain itu, proses perizinan yang berada pada otonomi daerah masing–masing juga menjadi kendala tersendiri bagi produsen. Masing-masing daerah memiliki kewenangan sendiri untuk mengeluarkan izin tersebut.

“Itu makanya saya bilang kalau Tangerang memang sedikit sulit karena beberapa masalah, ya mungkin karena situasi kondisi seperti itu dari gubernur sampai wilayahnya seperti itu, mahal dan birokrasinya berbelit. Mereka justru menyarankan untuk pindah daerah industri ke Jawa Tengah, Jawa Timur yang lebih kondusif,” imbuhnya.

Namun menurut dia, untuk memindahkan produksi barang dari satu tempat ke tempat lain bukan pekerjaan mudah. Butuh biaya yang cukup besar untuk melakukannya. Terlebih industri mainan di Indonesia mayoritas adalah industri lokal kelas menengah.

“Terus terang ini harus dicari solusi bersama. Boleh dilaksanakan, tapi kendala-kendalanya harus dipahami pemerintah juga. Kita harus kerjaasama antara asosiasi dan perindustrian serta dengan pemerintah lokal. Cari jalan keluar buat pengusaha kecil ini,” pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Kuasai Pasar,...
Dorong Kuasai Pasar, Menteri Johnny Tegaskan Dukungan untuk Industri Game
Prospek Bagus, Industri...
Prospek Bagus, Industri Game Indonesia Hasilkan 1,1 Miliar USD
Indonesia Menjadi Negara...
Indonesia Menjadi Negara Pertama yang Meluncurkan Ragnarok Frontier
Epic Games dengan Berat...
Epic Games dengan Berat Hati Masukkan Fortnite ke Google Play Store
Sutradara God of War...
Sutradara God of War Ingin Ciptakan Game Superhero Serupa Hawkeye
Riot Games Siap Luncurkan...
Riot Games Siap Luncurkan Valorant Secara Gratis untuk PC
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
16 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
45 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved