Bangun pabrik, SMGR ingin pertahankan pangsa pasar
Selasa, 06 Mei 2014 - 13:30 WIB
Bangun pabrik, SMGR ingin pertahankan pangsa pasar
A
A
A
Sindonews.com - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mengklaim pembangunan pabrik baru di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah (Jateng) untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di industri semen nasional.
Sekretaris Perusaahn SMGR Agung Wiharto mengungkap, saat ini desain kapasitas produksi Grup Semen Indonesia mencapai 31,8 juta ton.
Menurutnya, dengan ekspansi pabrik di sejumlah wilayah, termasuk Rembang, desain kapasitas produksi perseroan diharapkan mencapai level 39,3 juta ton pada 2016 dan menjadi 40,8 juta ton pada 2017.
Peningkatan kapasitas melalui pembangunan pabrik baru juga merupakan antisipasi perseroan terhadap lonjakan permintaan semen di Indonesia seiring dengan banyaknya proyek infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil.
"Dengan terus menambah kapasitas, kami bisa tetap menjadi market leader sekaligus memastikan bahwa industri semen nasional menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/5/2014).
Dia mengungkap, dari sisi strategi bisnis, pembangunan pabrik baru milik perseroan mencerminkan strategi revenue management dengan fokus mengembangkan pasar baru pada daerah-daerah yang potensial.
Pabrik Rembang, misalnya akan memasok semen di area Jawa Tengah dan Jawa Barat bagian Timur. Sehingga, dengan lebih dekat ke pasar, perseroan bisa menghemat biaya distribusi untuk memaksimalkan keuntungan. "Sehingga kami bisa memberi manfaat maksimal kepada stakeholders," katanya.
Sekretaris Perusaahn SMGR Agung Wiharto mengungkap, saat ini desain kapasitas produksi Grup Semen Indonesia mencapai 31,8 juta ton.
Menurutnya, dengan ekspansi pabrik di sejumlah wilayah, termasuk Rembang, desain kapasitas produksi perseroan diharapkan mencapai level 39,3 juta ton pada 2016 dan menjadi 40,8 juta ton pada 2017.
Peningkatan kapasitas melalui pembangunan pabrik baru juga merupakan antisipasi perseroan terhadap lonjakan permintaan semen di Indonesia seiring dengan banyaknya proyek infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil.
"Dengan terus menambah kapasitas, kami bisa tetap menjadi market leader sekaligus memastikan bahwa industri semen nasional menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/5/2014).
Dia mengungkap, dari sisi strategi bisnis, pembangunan pabrik baru milik perseroan mencerminkan strategi revenue management dengan fokus mengembangkan pasar baru pada daerah-daerah yang potensial.
Pabrik Rembang, misalnya akan memasok semen di area Jawa Tengah dan Jawa Barat bagian Timur. Sehingga, dengan lebih dekat ke pasar, perseroan bisa menghemat biaya distribusi untuk memaksimalkan keuntungan. "Sehingga kami bisa memberi manfaat maksimal kepada stakeholders," katanya.
(izz)
Lihat Juga :