Dahlan keluhkan industri lokal sulit dapat pasar

Senin, 12 Mei 2014 - 14:46 WIB
Dahlan keluhkan industri...
Dahlan keluhkan industri lokal sulit dapat pasar
A A A
Sindonews.com - Bank Mandiri hari ini meluncurkan lembaga riset keuangan bertajuk Mandiri Institute. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan didapuk untuk memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Dahlan mengeluhkan soal kesulitan industri lokal mendapatkan pasar karena terhalang oleh aturan yang membatasi mereka mendapatkan pasar.

"Banyak perusahaan terutama BUMN tidak berani atau membeli industri dalam negeri kalau barang itu baru. Ini sudah pasti barrier bagi industri baru. Banyak penemuan baru yang enggak bisa berkembang karena tidak memenuhi pasar. Enggak kualifikasi tender," ujar dia di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (12/5/2014).

Jika melulu aturan tender tersebut dilarang, bukan tidak mungkin pembelian produk ini akan menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurutnya, seharusnya pengusaha perlu untuk mencoba industri baru tersebut agar mendapatkan pengalaman.

"Terakhir di Ponorogo yang membuat mesin panen padi. Untuk buat mesin panen harus ada yang beli. Akhirnya Pupuk Indonesia bisa beli. Untuk CSR (corporate social responsibility) mesin panen yang dipakai," lanjut dia.

Dia mengatakan, entrepreneur tidak akan memiliki pengalaman karena bunyi peraturan tender seperti itu. "Memang tanaman mesin bengkok enggak bisa lurus. Tapi kalau enggak bisa dipakai, lahir mesin generasi kedua yang disempurnakan," ujarnya.

Oleh karenanya, Dahlan menyarankan perlu adanya anggaran untuk pembelian produk baru atau berkembang di perusahaan yang masuk sebagai anggaran riset.

"Harus ada anggaran pembelian di perusahaan yang masuk anggaran riset. Kalau pakai anggaran pembelian akan jadi temuan," tandas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cerita Dahlan Iskan,...
Cerita Dahlan Iskan, Batuk dan Defisit Vitamin D Setelah Positif COVID-19
Dahlan Iskan Sebut Kemungkinan...
Dahlan Iskan Sebut Kemungkinan Tertular di Pesantren Keluarga
Dahlan Iskan Nyaris...
Dahlan Iskan Nyaris Jadi Capres
Dahlan Iskan Penuhi...
Dahlan Iskan Penuhi Panggilan KPK
Dahlan Iskan: Ada 30...
Dahlan Iskan: Ada 30 BUMN Mati, tapi Tak Bisa Dikuburkan karena Politik
Berstatus PKPU, Dahlan...
Berstatus PKPU, Dahlan Iskan Sebut Kebangkrutan Garuda di Depan Mata
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
6 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
7 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
7 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
7 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
8 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
8 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved