DLTA bidik peningkatan omzet 10%

Selasa, 13 Mei 2014 - 18:47 WIB
DLTA bidik peningkatan...
DLTA bidik peningkatan omzet 10%
A A A
Sindonews.com – PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) sepanjang tahun ini membidik pendapatan penjualan sebesar Rp2,2 triliun atau meningkat 10 persen dibandingkan perolehan di akhir 2013 yang mencapai Rp2 triliun.

Financial Controller DLTA, Afrijanto mengatakan peningkatan pendapatan tersebut ditunjang dari naiknya volume produksi masing-masing merk minuman sebesar 9-10 persen sepanjang tahun ini.

Emiten produsen minuman beralkohol ini secara konsilidasi juga membidik peningkatan volume produksi hingga sebesar 10 persen pada akhir 2014.

"Saat ini kami hanya memiliki satu pabrik di wilayah Bekasi Timur dan belum berencana menambah pabrik, kapasitas produksi yang telah terpakai sebesar 65-70 persen. Pabrik ini yang akan kami maksimalkan kapasitasnya," kata Afrijanto dalam paparan publik perseroan di Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Untuk diketahui, pendapatan penjualan DLTA sepanjang 2013 mencapai Rp2 triliun atau meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara volume penjualan konsilidasi di tahun 2013 meningkat hingga 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan kenaikan harga jual pada tahun lalu, sehingga menghasilkan penjualan bersih sebesar Rp867 miliar.

Direktur Keuangan DLTA, Alan Vera Fernandes menambahkan biaya operasional yang lebih tinggi, terutama biaya yang berhubungan dengan karyawan dan belanja promosi maupun distribusi untuk mendukung pertumbuhan volume yang tinggi, meningkatkan biaya penjualan dan administrasi umum.

"Jika tahun lalu laba bersih kita mencapai Rp264 miliar atau meningkat 27 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya, maka tahun ini kami targetkan laba bersih bisa naik sebesar 10-15 persen. Peningkatan tahun lalu karena hasil dari naiknya harga jual minuman di tahun 2012," kata Alan.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jika Saham Bir Laku...
Jika Saham Bir Laku Dijual, DKI Kantongi Rp800 Miliar
Pemprov DKI Disebut...
Pemprov DKI Disebut Tambah Saham di Perusahaan Bir, Begini Faktanya
BP BUMD DKI: Pelepasan...
BP BUMD DKI: Pelepasan Saham di Perusahaan Bir Anker Masih Berjalan
Setuju Saham Bir Dicabut,...
Setuju Saham Bir Dicabut, PKS: Miras Sumber Kejahatan
Pemprov DKI Diingatkan...
Pemprov DKI Diingatkan Hati-hati Jual Saham Bir
Gara-Gara Salah Ketik,...
Gara-Gara Salah Ketik, Heboh Soal Kepemilikan Saham DKI di Perusahaan Bir
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
3 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
4 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
4 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
6 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
6 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved