Gara-Gara Salah Ketik, Heboh Soal Kepemilikan Saham DKI di Perusahaan Bir

Jum'at, 13 November 2020 - 19:06 WIB
loading...
Gara-Gara Salah Ketik,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Manajemen PT Djakarta Tbk (DLTA) akhirnya mengoreksi data keterbukaan informasi yang diunggah di situs Bursa Efek Indonesia (BEI) . Dalam suratnya yang diunggah di saluran keterbukaan informasi BEI pada pukul 16.13 itu, pihak manajemen DLTA menyatakan bahwa telah terjadi kesalahan dalam pembuatan laporan yang dibuat oleh Biro administrasi efek PT Saham Raya Registra. ( Baca juga:Diserang Corona, Laba Bersih RS Hermina Melesat 25% )

"Seharusnya tidak terjadi perubahan jumlah saham atas nama pemegang saham Pemerintah Daerah DKI dan pemegang saham San Miguel Malaysia PTE LTD," demikian tulis surat yang ditandatangin oleh Alan De Vera Fernandez Sekretaris Perusahaan sekaligus Direktur Keuangan PT Delta Djakarta Tbk.

Surat itu melanjutkan, jumlah saham Pemda DKI adalah tetap sebesar 210.200.700 lembar saham setara dengan 26,25% dan jumlah saham San Miguel Malaysia PTE LTD tetap sebesar 467.061.150 lembar saham atau setara 58,33%.

"Demikian surat pemberitahuan Manajemen PT Delta Djakarta atas kesalahan laporan bulanan registrasi pemegang efek PT Delta Djakarta periode Oktober 2020 yang telah diperbaiki ke BEI pada Hari Jumat 13 November, " tutup isi surat tersebut.

Langkah yang sama juga dilakukan oleh PT Saham Raya Registra. Dalam isi suratnya PT Saham Raya menyatakan bahwa telah terjadi kesalahan penempatan angka pada kolom yang seharusnya pada laporan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Rekomendasi
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved