OJK catat aset perusahaan asuransi 2013 turun

Jum'at, 16 Mei 2014 - 16:54 WIB
OJK catat aset perusahaan...
OJK catat aset perusahaan asuransi 2013 turun
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan kinerja perusahaan asuransi pada 2013 melambat. Aset asuransi pada 2013 mencapai Rp621,5 triliun atau 8,8 persen. Pencapaian ini menurun dibandingkan 2012 yang sebesar 18,6 persen.

Deputi Komisioner OJK Manajemen Strategis I Lucky Fathul mengatakan, penurunan pertumbuhan aset ini dikarenakan adanya pergeseran asuransi kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

"Perlambatan karena ada pergeseran asuransi kerugian dan BPJS, terutama jiwa karena pergeseran ke BPJS," ujarnya di kantor OJK, Jumat (16/5/2014).

Sementara, untuk pertumbuhan premi gabungan, baik jiwa atau umum, pertumbuhannya hanya 2 persen menjadi Rp176,9 triliun dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan untuk klaim pertumbuhannya sebesar 4,4 persen, dengan total Rp110,9 triliun.

"Pertumbuhan premi umum dan reasuransi pertumbuhannya 17,6 persen. Sedangkan untuk premi asuransi jiwa hanya 4,2 persen. Sisi aset untuk asuransi jiwa sebesar 1,9 persen dengan jumlah Rp265,9 triliun, dan untuk umum serta reasuransi Rp103,1 triliun dengan pertumbuhan 40,5 persen," jelasnya.

Hal ini, lanjut Lucky, menunjukkan aset asuransi jiwa terdapat penurunan polis dan penjualan premi, dibandingkan dengan asuransi umum yang mengalami peningkatan signifikan.

"Aset asuransi jiwa terdapat penurunan polis dan penjualan premi, sementara asuransi umum mengalami peningkatan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
19 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
30 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
54 menit yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved