Pabrik garam farmasi KAEF gunakan teknologi BPPT

Minggu, 18 Mei 2014 - 16:12 WIB
Pabrik garam farmasi...
Pabrik garam farmasi KAEF gunakan teknologi BPPT
A A A
Sindonews.com - PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) berkeinginan untuk mendirikan pabrik garam farmasi. Perseroan mengklaim, pabrik ini memiliki teknologi yang dikembangkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Sebagai langkah awal untuk pendirian pabrik tersebut telah dilakukan pembuatan kajian studi kelayakan pada kapasitas yang diinginkan," kata Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Djoko Rusdianto kepada Koran Sindo di Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, bahan baku yang digunakan berasal dari PT Garam (Persero), yang merupakan salah satu BUMN yang secara khusus memproduksi garam.

Djoko menuturkan, untuk menjaga kontinuitas dan kualitas bahan baku produksi garam farmasi, maka pada Selasa (22/4/2014) telah dilakukan penandatangan kerja sama antara PT Kimia Farma (Persero) Tbk dengan PT Garam (Persero) disaksikan secara langsung oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Ruang lingkup kerja sama tersebut antara lain terkait pasokan bahan baku produksi garam farmasi dan penjajakan distribusi garam farmasi oleh PT Garam (Persero)," paparnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kembali Berlayar di...
Kembali Berlayar di Kepulauan Seribu, Klinik Apung Disambut Positif
Luncurkan 2 Layanan...
Luncurkan 2 Layanan Baru, Kimia Farma Diagnostika Optimistis Raih Pendapatan Rp2,5 T
Layanan Vaksinasi Covis-19...
Layanan Vaksinasi Covis-19 Berbayar di Kimia Farma, Intip Jenis Vaksin dan Cara Pendaftarannya
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Menelusur Fakta Vaksinasi...
Menelusur Fakta Vaksinasi Bayar Sendiri di Kimia Farma Berujung Penundaan
Partai Gelora Kritik...
Partai Gelora Kritik Bos Kimia Farma Tolak Minta Maaf Kasus Antigen Bekas
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
21 menit yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved