Sumber Pertumbuhan Ekonomi RI Harus Dibenahi

Selasa, 20 Mei 2014 - 14:37 WIB
Sumber Pertumbuhan Ekonomi...
Sumber Pertumbuhan Ekonomi RI Harus Dibenahi
A A A
JAKARTA - Lambatnya angka pertumbuhan ekonomi harus dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia. Mengingat banyaknya sektor-sektor ekonomi yang harus diperbaiki untuk meningkatkan perekonomian negara.

Sejauh ini, sumber perlambatan angka ekonomi yang merosot disebabkan karena menunrunnya pertumbuhan sektor tredable (sektor rill). "Utamanya yang menghambat di sektor rill adalah di sektor industri, sektor pertanian dan pertambangan," ujar Enny Srihartati selaku Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Lebih lanjut Enny menambahkan, stimulus fiskal harus fokus untuk membalik sumber pertumbuhan dari dominasi sektor non riil beralih menggerakkan sektor riil, melalui berbagai insentif fiskal (tax holiday maupun tax alloweance) maupun realisasi konkrit dari paket-paket ekonomi yang diluncurkan pemerintah.

"Selanjutnya, akselerasi sektor industri dapat dilakukan dengan mempercepat insentif terhadap hilirisasi industri yang berbasis pada bidang pertanian maupun bidang tambang disertai dengan konsistensi kebijakan pelarangan ekspor bahan mentah," jelasnya.

Oleh karena itu, jelas Enny lagi, harus ada politik anggaran yang nyata untuk mendorong akselerasi pertumbuhan sektor riil dalam APBN-P 2014 melalui percepatan penyerapan anggaran pada triwulan III tahun 2014.

Dengan adanya reformasi dalam sumber pertumbuhan ekonomi ini, Enny mengharapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia angkanya dapat naik dan dapat turut membangun masyarakat yang sejahtera.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
6 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
7 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
9 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
10 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
11 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved