BTN Komitmen Perbesar Pangsa Pasar KPR

Rabu, 21 Mei 2014 - 16:01 WIB
BTN Komitmen Perbesar...
BTN Komitmen Perbesar Pangsa Pasar KPR
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berkomitmen mempertahankan pangsa pasar (market share) pembiayaan di sektor perumahan rakyat, khususnya kelas menengah bawah serta meningkatkan porsi pembiayaan perumahan kelas menengah atas.

Direktur BTN Sri Purwanto mengungkapkan, hal ini didasari oleh pentingnya posisi perseroan sebagai bank milik negara yang fokus dalam pembiayaan perumahan (housing bank) bagi masyarakat.

“Kami ingin Bank BTN dapat berperan lebih besar dalam memberikan dukungan terhadap program perumahan nasional ini,” kata Sri usai RUPSLB di Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Dia melanjutkan, defisit pasokan rumah (backlog) bagi masyarakat merupakan potensi bisnis yang sangat besar dan perusahan akan bekerja keras menjadi pendamping pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan rumah tersebut.

“Termasuk program FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) tahun 2014, kami siap untuk mendukung pembiayaannya,” tambahnya.

Dia menuturkan, BTN berada dalam kondisi likuiditas yang sangat kuat. Khusus untuk loan to deposit ratio (LDR) perseroan tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi likuiditas BTN.

Dalam formula perhitungan LDR yang ditetapkan Bank Indonesia, tidak memasukkan komponen sumber dana perseroan lainnya, seperti obligasi, pinjaman berjangka waktu panjang dan sumber dana lainnya.

Untuk melihat kondisi likuiditas perseroan, BTN menggunakan perhitungan loan to funding ratio (LFR). Apabila seluruh komponen pendanaan yang dimiliki perseroan dimasukkan dalam perhitungan LFR, maka rasionya hanya sebesar 85,32%, yang berarti masih berada dalam rentang normal.

"Apalagi jika melihat secondary reserve BTN yang saat ini mencapai lebih dari Rp12 triliun, maka dapat dikatakan BTN dalam kondisi likuiditas yang sangat aman," tegasnya.

Tahun ini, manajemen berkomitmen untuk menciptakan engine-engine baru sebagai lokomotif dalam menciptakan performa usaha yang lebih baik.

“Kita tetap akan serius melakukan perbaikan kualitas kredit, kemudian meningkatkan porsi dana murah, diversifikasi usaha, dengan penerapan good corporate governance,” ungkap dia.

Artinya, perseroan ingin bisnis berkembang dengan sinergi dengan meningkatnya fee based income sebagai pendongkrak laba usaha dari produk-produk baru yang akan melengkapi layanan yang sudah ada.

“Kami optimis target bisnis akhir tahun akan dapat dipenuhi dan untuk itu manajemen tidak melakukan perubahan atas rencana bisnis pada 2014. Kami yakin bahwa rencana bisnis yang sudah kami tetapkan akan tetap sejalan dengan kondisi sampai dengan akhir tahun 2014,“ ucap dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Achmad Chaerul Kembali...
Achmad Chaerul Kembali Ditunjuk Sebagai Corporate Secretary BTN
Peningkatan Tata Kelola...
Peningkatan Tata Kelola Hantar BTN Masuk Jajaran TOP 3 ASEAN CGS
Mantan Dirut Kesandung...
Mantan Dirut Kesandung Kasus Gratifikasi, BTN Hormati Prosesnya
Hadiah Total Rp171 Juta...
Hadiah Total Rp171 Juta Disiapkan BTN Saat Semarak HUT ke-71
BTN Raih Sertifikat...
BTN Raih Sertifikat Standar Internasional Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Punya Jajaran Direksi...
Punya Jajaran Direksi Baru, Bank BTN Optimistis Tembus Target 2021
Berita Terkini
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
32 menit yang lalu
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
1 jam yang lalu
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
1 jam yang lalu
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
1 jam yang lalu
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
1 jam yang lalu
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved