Presiden SBY Ingin Kawal Transisi dengan Karpet Merah

Rabu, 28 Mei 2014 - 19:02 WIB
Presiden SBY Ingin Kawal...
Presiden SBY Ingin Kawal Transisi dengan Karpet Merah
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tandjung mengatakan, Presiden SBY menginginkan untuk dapat mengawal masa transisi pemerintahan ini dengan karpet merah.

Masa jabatannya yang relatif singkat akan dipergunakan untuk melakukan perubahan. Dengan harapan, tidak timbul permasalahan antara pemerintahan baru dengan pemerintahan lama.

"Presiden ingin tetap kawal transisi dengan baik dan dengan karpet merah. Selama ini tidak pernah ada legacy penerimaan yang baik. Inilah pertama di Indonesia, kita berharap transisi serah terima dilakukan dengan baik. Tidak ada masalah pemerintah lama dengan yang baru," ujar dia dalam diskusi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Menara Permata Kuningan, Jakarta, Rabu (28/5/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, bersedianya Ia menerima jabatan sebagai Menko Perekonomian dengan konsekuensi harus ada perubahan. Menurutnya, Ia akan melakukan apa yang bisa dilakukannya dalam pemerintahan ini.

"Saya tau banyak masalah di pemerintahan, Saya akan lakukan apa yang bisa saya lakukan. Dalam pemerintahan ini, Insya Allah bisa segera beres dengan harapan kita bisa akhiri pemerintahan SBY dengan baik dan juga siapkan pondasi untuk pemerintahan baru," tutur dia.

Setelah terpilihnya Presiden yang baru, sambungnya, dia berkewajiban secara etika dan moral untuk meminta persetujuan serta berdiskusi dengan pemerintahan baru agar kebijakan yang ada bisa diteruskan.

"Alhamdulillah dua-duanya Capres saya kenal baik, jadi mudah-mudahan tidak ada permasalahan nanti," tambah dia.

Setelah berakhir masa jabatannya nanti, bos Transcorp Media ini mengaku akan kembali menjadi pengusaha serta tidak ikut dalam pemerintahan yang akan datang, baik dalam posisi sebagai Menko Perekonomian atau jabatan baru.

"Supaya saya dalam masa pemerintahan sekarang ini bisa fokus. Saya akan efektifkan maksimal, kita tau ini akan keras huru hara politik karena hanya ada dua calon. Biarlah politik keras, tapi ekonomi akan tetap jalan secara berkelanjutan dan berkesinambungan," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susilo Bambang Yudhoyono...
Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Tampil di Pestapora 2024
Two Season Dapur Cokelat,...
Two Season Dapur Cokelat, Kue Favorit Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
AHY, Perwira Berprestasi...
AHY, Perwira Berprestasi yang Memilih Terjun ke Dunia Politik
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
AHY Mengenang 2 Tahun...
AHY Mengenang 2 Tahun Cikeas Gelap: Seperti Hilang Auranya
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
2 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
2 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
3 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
4 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved