IHSG Diprediksi Mixed dengan Kecenderungan Menguat

Jum'at, 30 Mei 2014 - 08:13 WIB
IHSG Diprediksi Mixed...
IHSG Diprediksi Mixed dengan Kecenderungan Menguat
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diproyeksi begerak mixed dengan kecenderungan menguat, menyusul memburuknya kondisi di Thailand.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengatakan, IHSG diperdagangan di atas EMA 200 hari dan memasuki fase konsolidasi dan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Indeks rebound dan berhasil breakout resistenace Fibo 50% di level 4.979.

"Rally lanjutan akan menguji resistance di Fibo 61,8% di level 5.000. Hari ini indeks masih akan melanjutkan kenaikan. Indeks akan bergerak dikisaran support 4.965 dan resistence 4.996," kata dia dalam risetnya, Jumat (30/5/2014).

Menurutnya, pelaku pasar menanti rilis data inflasi dan neraca perdagangan dalam negeri yang sedianya akan diumumkan Biro Pusat Statistik (BPS) pekan depan. Di sisi lain, memburuknya kondisi di Thailand, berpeluang membawa dana asing semakin deras masuk ke Indonesia, dan memberikan sentiment positif bagi pergerakan IHSG.

Di pasar saham AS, kata Ayyi, akan melanjutkan penguatan, seiring dengan membaiknya data ekonomi Paman Sam. Penguatan itu diapresiasi dengan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,39% dan S&P500 sebesar +0,12%.

Untuk pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh gejolak politik di Thailand. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar +0,27% dan KOSPI Composite di Korea Selatan +0,11%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif. Harga minyak mentah WTI turun -0,15% ke level USD103,42 per barel, sedangkan harga emas Comex menguat +0,12% ke posisi USD1.258,60 per troy ounce.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masuk Zona Merah Lagi,...
Masuk Zona Merah Lagi, IHSG Ditutup Turun ke Level 5.970
IHSG Menguji Support...
IHSG Menguji Support Kuat 5.780, Saatnya Masuk ke Saham Bluechips
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Anjlok 1,76% ke Level 5.833
Bergerak 2 Arah, IHSG...
Bergerak 2 Arah, IHSG Ditutup Naik Tipis ke Level 5.834
Makin Anjlok, IHSG Ditutup...
Makin Anjlok, IHSG Ditutup Turun 1,27% ke Level 5.700
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Naik 22 Poin ke level 5.785
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved