Pemerintah Perlu Pertegas Pencegahan Penyelundupan BBM

Jum'at, 30 Mei 2014 - 16:04 WIB
Pemerintah Perlu Pertegas...
Pemerintah Perlu Pertegas Pencegahan Penyelundupan BBM
A A A
JAKARTA - Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang dinilai tidak tepat sasaran, serta potensi terjadinya penyelundupan terhadap BBM subsidi terus menjadi sorotan. Bahkan, kuota BBM bersubsidi diperkirakan akan terlampaui pada 2014.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan pemerintah perlu memperketat pengawasan dan proteksi untuk mencegah terjadinya penyelundupan.

"Ya paling kalau memang pengawasan kemungkinan adanya penyelundup bisa ditingkatkan supaya tidak ada penyelundupan mungkin bisa," ujar dia kepada Sindonews, Jumat (30/5/2014).

Lebih lanjut Marwan menuturkan, selama ini industri ditengarai berpotensi untuk terjadinya penyelundupan serta penyalahgunaan BBM bersubsidi. Karena dia menilai, selama ini meskipun pemerintah telah melakukan pembatasan atau proteksi terhadap BBM bersubsidi, namun penyelundupan masih saja terjadi.

"Karena selama ini yang menyelundup tetap saja ada, lalu yang menyalahgunakan untuk digunakan di pertambangan di industri juga ada. Mungkin ini perlu ditingkatkan untuk menjamin tidak terjadi penyelewengan itu," tambah dia.

Sementara terkait kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) bagi pelanggan industri, Marwan mengungkapkan bahwa hal ini juga berpotensi bocorkan kuota BBM bersubsidi. Pasalnya, kenaikan tarif tersebut membuat mereka mengalihkan penggunaan listriknya ke solar subsidi.

"Ada juga. Saya kira ada kan solar untuk listrik kan ada. Itu juga berpotensi naik," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Antisipasi...
Pertamina Antisipasi Penyelewengan BBM
49 Kasus Penyelewengan...
49 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi Ditindak Tegas, Begini Modusnya
BPH Migas Wanti-wanti...
BPH Migas Wanti-wanti Pertamina Soal Penyelewengan BBM Subsidi
Bravo Polri! Sebanyak...
Bravo Polri! Sebanyak 49 Penyelewengan BBM Subsidi Ditindak Tegas
Polda DIY Ungkap 6 Kasus...
Polda DIY Ungkap 6 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi, Begini Modusnya
Bareskrim Bongkar Sindikat...
Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelewengan BBM Subsidi, Kerugian Negara Rp105 Miliar
Berita Terkini
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
12 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved