Ini Cara Pemerintah Kendalikan Laju Inflasi

Selasa, 03 Juni 2014 - 18:23 WIB
Ini Cara Pemerintah...
Ini Cara Pemerintah Kendalikan Laju Inflasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia (BI) berpandangan bahwa laju Inflasi 2015 diperkirakan mendekati titik tengah rentang sasaran Inflasi yang ditetapkan, yaitu 4%±1%.

Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri menyatakan, optimisme tersebut dilandasi oleh perkembangan harga komoditas bahan pangan dan energi yang semakin stabil, sehingga mendorong meredanya potensi tekanan yang bersumber dari gejolak harga kedua komoditas tersebut.

"Guna mendukung komitmen untuk mengendalikan laju inflasi yang didorong oleh gejolak harga bahan pangan, kebijakan pemerintah diantaranya dengan penyediaan alokasi anggaran dalam upaya untuk meningkatkan pasokan bahan pangan serta mendukung kelancaran arus distribusi bahan kebutuhan pokok masyarakat," ujar dia dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/6/2014).

Selain itu, sambung dia, dengan percepatan pelaksanaan inisiatif pembangunan guna meningkatkan produksi dalam negeri serta pembangunan infrastruktur guna mendukung interkoneksi wilayah dalam rangka memperlancar arus distribusi barang dan jasa.

Selanjutnya, peningkatan produktivitas pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana produksi, inisiatif dan riset guna mendukung pengembangan sarana dan prasarana pertanian, komunikasi dan informasi iklim, pendampingan serta penyuluhan petani serta pengendalian terpadu atas hama/organisme pengganggu tanaman (OPT).

"Keempat, pengendalian volatilitas nilai tukar rupiah sehingga dapat membendung potensi tekanan tambahan yang bersumber dari imported inflation. Kelima, diseminasi kebijakan dan edukasi kepada masyarakat dalam rangka pengendalian ekspektasi inflasi masyarakat, serta menetapkan sasaran inflasi dalam rangka inflation targeting framework (ITF) guna menjangkar inflasi masyarakat dalam jangka menengah," tambah dia.

Lebih lanjut dia menuturkan, kebijakan lainnya adalah melalui pemberdayaan peran aktif Bulog, penegakan aturan untuk mencegah upaya konversi lahan beririgasi teknis, peningkatan kerjasama dengan aparat hukum, serta penyediaan layanan Informasi harga pangan yang terintegrasi.

"Sepuluh, pelaksanaan kerja sama regional dan bilateral dalam rangka pengembangan dan peningkatan bahan pangan," pungkas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
6 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
6 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
7 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
7 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved