Jero Nilai Kenaikan TDL untuk Rumah Tangga Menengah Logis

Rabu, 04 Juni 2014 - 20:02 WIB
Jero Nilai Kenaikan...
Jero Nilai Kenaikan TDL untuk Rumah Tangga Menengah Logis
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah membahas terkait rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk golongan I-3, khusus untuk perusahaan yang belum go public, dan rumah tangga dengan besaran 1.300 watt hingga 3.500 watt.

Menanggapi hal itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, kenaikan TDL untuk pelanggan industri yang belum go public dan rumah tangga kelas menengah sebagai hal yang logis.

"(Pelanggan listrik) yang 1.300 watt dan yang 3.500 watt ini disarankan oleh DPR untuk itu dinaikkan. Menurut saya itu logis," ujar dia di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Dia mengaku, saat ini pihaknya tengah mempertimbangkan ide dari Komisi VII DPR RI terkait kenaikan tarif tersebut. Hal ini dalam rangka pengurangan subsidi, khususnya untuk subsidi listrik.

"Kalau subsidi listrik mau dikurangi kan dengan kata lain, kan naikkan harganya. I3 dan I4 kan sudah dinaikkan, nah sekarang I3 yang belum terbuka minta dinaikkan juga," tutur Jero.

Kendati demikian, dia tidak setuju jika pelanggan rumah tangga dengan daya 450 watt hingga 900 watt juga dinaikkan, karena mereka masih dalam kategori menengah ke bawah.

"Itu (pelanggan rumah tangga) kan rakyat masih susah. Rakyat bawah lah, pemerintah harus punya hati dan melindungi mereka. Jadi yang 450 watt dan 900 watt tidak boleh naik," tegasnya.

Namun dia belum bisa memastikan berapa persen kenaikan tarif listrik untuk pelanggan tersebut. "Ya pokoknya kita rundingkan, kalau bisa sekarang ya sekarang. Kita lagi hitung. Harapannya dinaikkan di APBNP 2014," tukas dia.

Sementara Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tandjung mengatakan, kenaikan TDL untuk dua pelanggan tersebut belum mencapai final, karena hal ini masih dibahas di DPR. "Belum ada sama sekali (kenaikan), karena masih dibahas di DPR," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
5 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
5 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
6 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
6 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
7 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved