BI: Defisit Neraca Perdagangan Sesuai Musim

Kamis, 12 Juni 2014 - 18:21 WIB
BI: Defisit Neraca Perdagangan...
BI: Defisit Neraca Perdagangan Sesuai Musim
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan, neraca perdagangan Indonesia pada April 2014 yang mengalami defisit sebesar USD1,96 miliar, sesuai pola musimannya. Antara lain terkait meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Lebaran.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara. Menurutnya, impor nonmigas mencatat peningkatan didorong kenaikan impor barang utama seperti mesin dan peralatan mekanik serta mesin dan peralatan listrik.

"Sementara, ekspor nonmigas berbasis sumber daya alam, seperti batu bara dan minyak nabati, mencatat pertumbuhan negatif seiring dengan melemahnya permintaan dari Tiongkok dan India," ujarnya di Kantor BI, Jakarta, Kamis (12/6/2014).

Di sisi lain, kata dia, ekspor manufaktur masih mengalami peningkatan. Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan neraca perdagangan akan kembali membaik, didorong aktivitas ekspor manufaktur sejalan dengan perbaikan ekonomi global serta terkendalinya impor sesuai moderasi permintaan domestik.

"Sementara, dilihat dari neraca finansial, aliran masuk modal asing diperkirakan terus membaik dipengaruhi prospek ekonomi domestik yang semakin sehat. Hingga Mei 2014, aliran masuk portofolio asing ke pasar keuangan Indonesia telah mencapai USD11,04 miliar," jelasnya.

Atas perkembangan tersebut, pihaknya berharap pada akhir Mei 2014, cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi USD107,0 miliar, setara dengan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
58 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
China Produksi Robot...
China Produksi Robot Humanoid, Wajahnya Bisa sesuai Request
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved