Harga Ayam dan Cabai di Majene Mulai Naik

Senin, 16 Juni 2014 - 16:53 WIB
Harga Ayam dan Cabai...
Harga Ayam dan Cabai di Majene Mulai Naik
A A A
MAJENE - Menjelang Ramadan harga sejumlah kebutuhan pokok rumah tangga mulai merangkak naik. Di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), harga ayam potong mengalami kenaikan.

Berdasarkan pantauan Sindo Makassar di beberapa pasar tradisonal, harga ayam potong mengalami kenaikan hingga Rp15 ribu per ekor. Sebelumnya, ayam potong dijual seharga Rp35 ribu.

Selain ayam potong, sejumlah kebutuhan pokok seperti telur ayam dan cabai juga ikut naik. Untuk harga telur ayam, sebelumnya dijual seharga Rp28 ribu per rak, kini naik menjadi Rp32 ribu per rak, cabai rawit sebelumnya Rp8.000 per kilogram (kg), kini menjadi Rp15 ribu per kg.

Menurut Asni, salah seorang pedagang di pasar Sendana, kenaikan harga itu terpaksa dilakukan karena harga pembelian ke pemasok juga mengalami kenaikan. Belum lagi, pasokan bahan pokok ini mengalami penurunan.

"Kalau sebelumnya, telur ayam biasa kita dapatkan sampai 20 rak, sekarang tinggal 10 rak dan paling banyak 15 rak. Untuk mendapatkannya lebih dari itu, harus menunggu pasokan tambahan," ujar Asni.

Hal senada juga dikatakan Rahman, salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Central Majene. "Mau tidak mau kita harus naikkan. Karena pembelian juga naik," ujarnya.

Dia mengatakan, kenaikan harga itu biasa terjadi menjelang Ramadan. Biasanya, harga normal setelah Ramadan dan naik kembali menjelang Lebaran.

"Biasanya kalau mau Ramadan naik, turun pada saat Ramadan, dan kembali naik lagi pada saat menjelang Lebaran," ujar Rahman.

Sementara, terkait kenaikan harga tersebut, sejumlah warga mengeluh, karena modal untuk kebutuhan rumah tangga juga harus bertambah. Sementara, pendapatan hanya pas-pasan.

"Bagus kalau orang kaya, tapi kalau macam kita ini yang hanya pendapatan pas-pasan sebagai nelayan pasti tidak cukup. Tapi mau bagaimana lagi, harus dibeli juga karena dibutuhkan," tuturnya.

Dia berharap, pemerintah setempat bisa mengantisipasi hal itu, jangan sampai semakin naik karena akan sangat memberatkan masyarakat kecil. "Paling tidak, nanti ada langkah dan antisipasi yang dilakukan pemerintah, sehingga masyarakat tidak susah untuk membeli," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jelang Ramadhan, Harga...
Jelang Ramadhan, Harga Cabai di Sleman Masih Rp100 Ribu Per Kg
H-1 Ramadhan, Harga...
H-1 Ramadhan, Harga Cabai di Pasar Cigasong Majalengka Rp100.000 Per Kg, Daging Sapi Rp160 Ribu
Memasuki Ramadhan Harga...
Memasuki Ramadhan Harga Cabai Rawit Berangsur Turun, Apa Penyebabnya?
Harga Cabai Rawit Naik...
Harga Cabai Rawit Naik Jelang Ramadhan
Jelang Lebaran, Harga...
Jelang Lebaran, Harga Cabe Semakin 'Pedas'
Gak Hanya Daging Sapi,...
Gak Hanya Daging Sapi, Harga Cabai Gila-gilaan Jelang Lebaran
Berita Terkini
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
33 menit yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
1 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
10 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
10 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
11 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
11 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved