Harga Tomat di Sulut Melejit

Selasa, 17 Juni 2014 - 15:29 WIB
Harga Tomat di Sulut...
Harga Tomat di Sulut Melejit
A A A
MANADO - Pergerakan harga bumbu dapur jelan Ramadan mulai terlihat di beberapa sentra pasar tradisional di Sulawesi Utara (Sulut).

Namun, di antara beberapa komoditas tersebut, tomat yang mengalami pergerakan paling cepat. Selama dua pekan terakhir, sudah terjadi beberapa kali kenaikan harga. Dari Rp5.000 per kilogram (kg), menjadi Rp8.000 per kg, naik lagi Rp10.000 per kg.

Harga tomat pun terus naik menjadi Rp15.000 per kg, lalu naik menjadi Rp18.000 per kg. Hari ini, harga tomat dipatok menjadi Rp20.000 per kg.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut Hanny Wajong mengatakan, kenaikan harga tomat disebabkan iklim.

"Produksi tomat kurang baik jika curah hujan tinggi, seperti yang terjadi hampir dua pekan ini. Tentunya hal ini membuat suplai berkurang, akibatnya harga melangit," ujarnya pada wartawan, Selasa, (17/6/2014).

Kabupaten Minahasa yang menjadi sentra produksi tomat di Sulut, kata dia, bagaimana pun kondisinya, tidak akan diambil pasokan dari luar Sulut.

"Namun kami yakin, seiring perubahan cuaca, harga tomat bakal stabil. Agar umat muslim jelan Ramadan dan masyarakat umum lainnya di Sulut, tidak lagi tercekik dengan kondisi harga seperti saat ini, yang terus naik," tuturnya.

Pantauan di tiga pasar tradisonal di Kota Manado, Pasar Pinasungkulan Karombasan, Pasar Bersehati, dan Pasar Tuminting, harga cabai (rica sebutan warga pribumi Sulut) dari Rp18.000 kg naik menjadi Rp20.000 per kg, bawang merah dari Rp33.000 per kg normalnya, dipatok bervariasi antara Rp35.000-Rp36.000 per kg.

Sementara, bawang putih dari Rp18.000 per kg menjadi Rp20.000 per kg. Harga di pasar tradisional di Kota Manado tak jauh beda di Pasar Beriman Kota Tomohon, Pasar Soguo Molibagu Bolsel, dan beberapa pasar lainnya di 15 kabupaten/kota di Sulut.

Di pasar swalayan, terpantau harga tomat juga mengalami kenaikan. Sementara pergerakan harga bumbu dapur lainnya masih relatif stabil. Bedanya, di pasar swalayan ada selisih harga antara Rp1.000-Rp1.500 per kg dibanding pasar tradisional.

"Selain harga tomat yang diprediksi akan terus naik, cabai pun dipastikan demikian, lantaran tanaman cabai juga tergantung pada iklim. Curah hujan tinggi, bisa membuat tanaman cabai membusuk," kata Age Akili, pedagang dan petani asal Gorontalo yang menjual bumbu dapur di Pasar Bersehati ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini 5 Manfaat Makan...
Ini 5 Manfaat Makan Banyak Buah dan Sayuran Berwarna Hijau
Buavita Gelar Kampanye...
Buavita Gelar Kampanye AyoMinumBuah
Anak Anda Enggak Doyan...
Anak Anda Enggak Doyan Sayuran? Jangan Khawatir, Cobalah Tips Berikut Ini
Puluhan Tahun Hanya...
Puluhan Tahun Hanya Makan Buah dan Sayur, Influencer Vegan Meninggal karena Kelaparan
10 Buah dan Sayuran...
10 Buah dan Sayuran Rendah Gula, Baik untuk Penderita Diabetes
Aseibssindo Minta Pemerintah...
Aseibssindo Minta Pemerintah Tetapkan Kebijakan Relaksasi Impor Produk Buah dan Sayur
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
1 jam yang lalu
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
3 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
3 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
3 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
4 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved