Stok Minyak AS Susut, Harga WTI Naik
Rabu, 18 Juni 2014 - 09:56 WIB
Stok Minyak AS Susut, Harga WTI Naik
A
A
A
MELBOURNE - Harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari setelah rilis laporan industri menunjukkan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) menyusut. Sementara harga minyak brent stabil di London.
Kontrak berjangka (futures) di New York mengalami kenaikan sebesar 0,3%. Menurut sumber yang mengetahui data American Petroleum Institute (API) bahwa stok minyak mentah turun 5,7 juta barel pekan lalu.
"Data API menunjuk ke arah imbang lain dan itu kemungkinan mengapa (harga) West Texas naik. Sampai kita melihat sesuatu terjadi di selatan Irak, saya kira akan terjadi lonjakan harga yang signifikan untuk brent," kata analis Fat Prophets David Lennox seperti dilansir Bloomberg, Rabu (18/6/2014).
WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Juli naik sebesar 36 sen menjadi USD106,72 per barel dan berada di USD106,69 pada pukul 11.03 siang waktu Sydney. Kontrak tersebut turun 54 sen menjadi USD106,36 kemarin dan merupakan penutupan terendah dalam empat hari.
Semua volume kontrak berjangka yang diperdagangkan sekitar 19% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah meningkat 8,4% sepanjang tahun ini.
Sementara harga minyak brent di London ICE Futures Europe untuk pengiriman Agustus turun 18 sen menjadi USD113,27 per barel. Selisih minyak mentah patokan Eropa terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD7,06 untuk bulan yang sama.
Naiknya harga minyak tersebut dipicu ketegangan yang terjadi di Irak. Pasukan Irak bentrok dengan pasukan militan di kota dekat Baghdad dan dengan Kurdi di provinsi kaya minyak, Kirkuk.
Kontrak berjangka (futures) di New York mengalami kenaikan sebesar 0,3%. Menurut sumber yang mengetahui data American Petroleum Institute (API) bahwa stok minyak mentah turun 5,7 juta barel pekan lalu.
"Data API menunjuk ke arah imbang lain dan itu kemungkinan mengapa (harga) West Texas naik. Sampai kita melihat sesuatu terjadi di selatan Irak, saya kira akan terjadi lonjakan harga yang signifikan untuk brent," kata analis Fat Prophets David Lennox seperti dilansir Bloomberg, Rabu (18/6/2014).
WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Juli naik sebesar 36 sen menjadi USD106,72 per barel dan berada di USD106,69 pada pukul 11.03 siang waktu Sydney. Kontrak tersebut turun 54 sen menjadi USD106,36 kemarin dan merupakan penutupan terendah dalam empat hari.
Semua volume kontrak berjangka yang diperdagangkan sekitar 19% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah meningkat 8,4% sepanjang tahun ini.
Sementara harga minyak brent di London ICE Futures Europe untuk pengiriman Agustus turun 18 sen menjadi USD113,27 per barel. Selisih minyak mentah patokan Eropa terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD7,06 untuk bulan yang sama.
Naiknya harga minyak tersebut dipicu ketegangan yang terjadi di Irak. Pasukan Irak bentrok dengan pasukan militan di kota dekat Baghdad dan dengan Kurdi di provinsi kaya minyak, Kirkuk.
(rna)
Lihat Juga :