Konflik Irak Kembali Tekan Rupiah di Akhir Pekan

Jum'at, 20 Juni 2014 - 16:32 WIB
Konflik Irak Kembali...
Konflik Irak Kembali Tekan Rupiah di Akhir Pekan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir tertekan setelah kemarin sempat menguat. Pelemahan ini seiring terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini pada level Rp11.965 per USD. Posisi ini terdepresiasi 30 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.935 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.944 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada di level Rp11.944 per USD dan terlemah di level Rp11.978 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini di level Rp11.976 per USD. Posisi ini lebih buruk 40 poin dibanding posisi hari sebelumnya di level Rp11.936 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.976 per USD, dengan kisaran harian Rp11.935-11.980 per USD. Posisi ini merosot 41 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.935 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.967 per USD. Posisi ini melemah 51 poin dibanding posisi pada penutupan Kamis (19/6/2014) di level Rp11.916 per USD.

Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, tekanan rupiah hari ini di tengah fokus perhatian pasar terhadap kondisi global terkait konflik geopolitik di Irak, yang dikhawatirkan berdampak pada naiknya harga minyak mentah dunia.

"Hal itu dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja neraca perdagangan Indonesia ke depannya, mengingat Indonesia merupaka negara pengimpor minyak," kata dia, Jumat (20/6/2014).

Pelemahan rupiah juga terimbas terkoreksinya IHSG hari ini. IHSG sore ini berakhir melanjutkan kejatuhan sebelumnya di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG melemah 16,57 poin atau 0,34% ke level 4.847,70.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
9 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
9 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
10 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
11 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Waspada, Kasus Demam...
Waspada, Kasus Demam Berdarah di Indonesia Kembali Meningkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved