Omzet Pedagang di Tanah Abang Anjlok

Selasa, 24 Juni 2014 - 10:12 WIB
Omzet Pedagang di Tanah...
Omzet Pedagang di Tanah Abang Anjlok
A A A
JAKARTA - Sejumlah pedagang di pasar Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat mengaku menjelang Ramadan tahun ini mengalami penurunan omzet hingga 30% dibanding menjelang Ramadan tahun lalu.

Ronald, pemilik toko In Putra (penjual baju koko) dilantai Tiga Blok A mengatakan, meski sejak seminggu sebelum hari H Ramadan pengunjung meningkat 30%, namun daya jual baju koko tahun ini menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Padahal, harga baju koko tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Tahun kemarin, seminggu sebelum hari H, rata-rata omzet bisa capai Rp80 juta, tahun ini turun 30%," kata Ronald saat ditemui di kios bajunya, Senin (23/6/2014).

Ronald menjelaskan, kepadatan arus lalu lintas menuju Blok A dan banyaknya saingan, bukanlah penyebab utama penurunan omzet. Sebab, Tanah Abang memang terkenal macet dari dahulu. Bahkan pedagang kaki lima (PKL) saai itu lebih banyak dibanding sekarang.

Berdasarkan pengamatannya, penurunan omzet tersebut disebabkan faktor ekonomi. Pada tahun ini daya beli masyarakat untuk baju koko terbilang rendah. Mereka lebih memilih untuk menghidupi kebutuhan primer, seperti sembako ketimbang baju koko.

"Kemacetan dan saingan tidak berpengaruh sama sekali," ujar pria yang menjual baju koko dari mulai Rp500.000-Rp 2,5 juta per kodi itu.

Hal senada juga diutarakan salah satu penjual Sajadah di lantai tiga Toko Gilang, Hajri Adral. Menurut Adral, hingga saat ini omzet penjualannya belum terjadi peningkatan. Padahal, jika dibandingkan dengan tahun lalu, seminggu sebelum Ramadan sudah pasti ada peningkatan 30%.

"Belum ada peningkatan, standar saja, rata-rata omzet-nya masih Rp25-30 juta. Pada tahun lalu mencapai Rp40-50 juta," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Daftar GPS yang Bisa...
Daftar GPS yang Bisa Digunakan saat Mudik Tanpa Nyedot Kuota
Tiket Kereta Lebaran...
Tiket Kereta Lebaran 2024 Sudah Terjual 56 Persen
Jelang Lebaran, Kemenko...
Jelang Lebaran, Kemenko Polkam Pastikan Distribusi Logistik di Jawa Barat Aman
Pemudik Tahun Ini Diprediksi...
Pemudik Tahun Ini Diprediksi Meningkat, Kuota Mudik Gratis BUMN 2023 Diperbanyak
Kepala BPS Waspadai...
Kepala BPS Waspadai Inflasi Ramadan yang Bakal Rendah
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
7 menit yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
52 menit yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
1 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
2 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved