Minyak Brent Naik Terpengaruh Ketegangan di Irak

Selasa, 24 Juni 2014 - 11:21 WIB
Minyak Brent Naik Terpengaruh...
Minyak Brent Naik Terpengaruh Ketegangan di Irak
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah jenis brent turun secara beruntun dalam tiga hari dan West Texas Intermediate (WTI) juga turun di tengah spekulasi bahwa produksi minyak Irak tidak akan terganggu oleh kekerasan yang meningkat di produsen terbesar kedua OPEC.

Kontrak berjangka (futures) juga turun hingga 0,4% di London. Sementara militan Islam di Irak telah mengambil kontrol dari kilang Baiji di utara dan memperpanjang keuntungan teritorial ke perbatasan Yordania. Mereka tidak menyebarkan kekerasan di selatan, rumah bagi lebih dari tiga-perempat produksi minyak mentah negara itu.

Di AS, sebuah laporan pemerintah besok mungkin menunjukkan pasokan minyak turun untuk pekan keempat, menurut survei Bloomberg News.

"Kenaikan yang kita lihat baru-baru ini adalah tentang membangun dalam premi risiko untuk percepatan potensi situasi Irak," kata Michael McCarthy, chief strategist di CMC Markets di Sydney seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (24/6/2014).

Dia memprediksi investor dapat membeli kontrak Brent jika harga menurun sampai sekitar USD110 per barel. "Kami cenderung melihat perdagangan bergerigi ini terus berlanjut, di mana lonjakan harga minyak pada berita seperti yang kita tunggu atas perkembangan lebih lanjut," katanya.

minyak mentah brent untuk pengiriman Agustus turun 50 sen menjadi USD113,62 per barel di London ICE Futures Europe yang berbasis pertukaran dan berada di USD113,88 pada 1:20 waktu Sydney.

Kontrak tersebut turun 0,6% menjadi USD114,12 kemarin, penurunan terbesar sejak 16 Mei. Semua volume berjangka yang diperdagangkan 42 persen di atas rata-rata 100 hari. Harga naik 2,8% tahun ini.

Sementara, minyak WTI untuk pengiriman Agustus turun 92 sen menjadi USD105,25 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Patokan minyak mentah AS terhadap brent selisih USD8,14 dibandingkan dengan posisi kemarin sebesar USD7,95.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved