Pertamina Tambah Armada Kapal Gamsunoro

Selasa, 24 Juni 2014 - 16:52 WIB
Pertamina Tambah Armada...
Pertamina Tambah Armada Kapal Gamsunoro
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menambah armada kapal milik kapal tanker pengangkut minyak mentah ukuran Aframax dengan bobot 105.000 bobot mati (DWT) dengan nama Gamsunoro.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, kontrak pembangunan kapal Gamsunoro ditandatangani pada 6 Maret 2013. Sementara, masa konstruksi pembangunan kapal 16 bulan sejak penandatanganan kontrak tersebut.

"Gamsunoro akan menjadi kapal milik Pertamina ke-62 dari total 191 kapal yang saat ini dioperasikan Pertamina dan merupakan kapal milik Pertamina pertama yang dilengkapi dengan Ballast Water Treatment (BWT)," kata Hanung di Jakarta, Selasa (24/6/2014).

Setelah melalui proses reflagging (pergantian bendera Panama ke Indonesia) di Singapura, kapal akan langsung memasuki wilayah perairan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Penguatan armada kapal milik ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pertamina, khususnya untuk mewujudkan strategi (profitable downstream)," tuturnya.

Menurutnya, penambahan kapal ini dapat meningkatkan efisiensi biaya pengangkutan minyak mentah yang akan diolah perusahaan. Termasuk efisiensi biaya transportasi menjadi salah satu kunci Pertamina dalam persaingan global di bisnis migas.

Hanung mengatakan, dalam mendistribusikan energi ke seluruh pelosok nusantara, Pertamina tidak hanya membutuhkan armada kapal yang efisien, efektif, dan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi.

namun, lanjut dia, juga membutuhkan kapal ramah lingkungan, sehingga dapat menunjukkan posisi Pertamina sebagai salah satu pelaku bisnis transportasi laut berkualitas dan berwawasan lingkungan.

"Melalui desain green ship, kelengkapan peralatan yang berdampak positif terhadap lingkungan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
20 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved