DJP Jateng Gelar Lelang Serentak Sitaan Wajib Pajak

Selasa, 24 Juni 2014 - 17:33 WIB
DJP Jateng Gelar Lelang...
DJP Jateng Gelar Lelang Serentak Sitaan Wajib Pajak
A A A
SEMARANG - Sejumlah aset mulai rumah, tanah, mobil, motor hingga peralatan listrik senilai Rp9.121.664.032 milik wajib pajak yang macet dalam membayar pajak, dilelang oleh Kanwil DJP Jawa Tengah I.

Namun sayang, dari nilai lebih dari Rp9 miliar tersebut, hanya tujuh item yang terjual dengan nilai hanya Rp846 juta saja, sehingga masih jauh dari yang diharapkan.

Pada lelang yang digelar di halaman parkir kantor Keuangan Negara Semarang, Jalan Imam Bonjol Semarang, Selasa (24/6/2014) tersebut, barang yang dilelang berupa 8 mobil, 8 motor, lima rumah, tiga bidang tanah, puluhan furniture, hingga alat-alat listrik.

Dalam pelelalangan biasanya dilakukan oleh masing-masing KPP, namun untuk kali ini dilakukan secara bersama-sama di satu tempat, dengan tujuan semakin banyak menarik minat masyarakat. Terbukti meski hasilnya kurang memuaskan, namun pesertanya cukup banyak mencapai 160 orang.

Seluruh barang yang dilelang merupakan hasil sitaan dari 22 wajib pajak yang macet hingga lebih dari tiga tahun dengan nilai total utang pajak mencapai Rp48.088.171.921, di 13 KKP yang ada di wilayah Kanwil DJP Jateng I.

“Hari ini merupakan hari lelang obyek sita (Halo Sita) dan barang yang dilelang pada hari ini adalah, aset milik wajib pajak yang kami sita dari wajib pajak kategori macet,” kata Kepala Kanwil DJP Jateng I Edi Slamet Irianto, Selasa (24/6/2014).

Dikatakannya, penyitaan sebelumnya dilakukan secara serentak di 15 KPP, di lingukungan DJP Jateng I, pada awal 2014. Penyitaan dilakukan terhadap 17 wajib pajak, dengan utang pajak mencapai Rp29.120.843.567.

Edi mengungkapkan, pelelangan aset tersebut merupakan salah satu cara penagihan pajak terhadap wajib pajak dan sebagai bentuk penegakan hukum untuk mengamankan penerimaan negara dari sektor pajak.

Disebutkannya, data utang pajak, sampai dengan 30 April 2014 di wilayah DJP Jateng I mencapai Rp880.759.330.515.00 dengan jumlah wajib pajak mencapai 468.412 dengan penunggak pajak sebanyak 128.0174 wajib pajak.

Berdasarkan kriteria utang pajang, yang termasuk utang pajak lancar nilainya sekitar Rp156.284.293.066, kurang lancar senilai Rp67.260.637.423, kemudian diragukan sebesar Rp89.854.469.384. Dan yang mencengangkan, ternyata kriteria utang pajak yang macet masih mencapai Rp567.353.930.618. “Yang macet lebih dari 60 persen dari total utang pajak,” imbuhnya.

Kabid Pemeriksaan, Penyidikan, Penagihan Pajak Kanwil DJP Jateng I Rafael Alun Trisambodo menambahkan, pada triwulan pertama 2014 realisasi pembayaran pajak sebesar Rp42.509.668.189. Realisasi ini naik sebesar 54,03% dibandingkan triwulan pertama 2013 sebesar Rp27.597.228.630.

Dikatakannya, dengan masih tingginya tunggakan pajak, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan penagihan terhadap wajib pajak, dan akan melakukan tindakan tegas berupa penyitaan jika wajib pajak membandel.

“Dengan adanya lelang secara serentak terhadap aset sita wajib pajak, diharapkan bisa membuka mata wajib pajak yang bandel, bahwa ada tindakan tegas bagi wajib pajak yang tidak mau membayar pajak,” katanya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Perusahaan Pemungut...
Perusahaan Pemungut Pajak Digital Sudah Ditunjuk, Siapa Saja Mereka?
Berita Terkini
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
17 menit yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
38 menit yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
1 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
1 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
1 jam yang lalu
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
2 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved