Rupiah Berakhir Dekati Level Rp12.100/USD
Rabu, 25 Juni 2014 - 16:37 WIB
Rupiah Berakhir Dekati Level Rp12.100/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir mendekati level Rp12.100 per USD. Pelemahan ini seiring laju negatif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.090 per USD. Posisi ini terdepresiasi 101 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.989 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.000 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp12.000 per USD dan terlemah di level Rp12.093 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.096 per USD. Posisi ini melemah 75 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.021.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.064 per USD, dengan kisaran harian Rp11.990-12.094 per USD. Posisi ini memburuk 75 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.989 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada siang hari ini berada di level Rp12.027 per USD. Posisi ini melemah 27 poin dibanding posisi pada penutupan kemarin di level Rp12.000 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, apresiai USD atas mata uang dunia ikut menambah tekanan terhadap rupiah.
"Pembukaan rupiah yang melemah dibanding penutupan kemarin mengisyaratkan potensi depresiasi rupiah," kata dia, Rabu (25/6/2014).
Laju rupiah hari ini seiring dengan melemahnya IHSG. IHSG hari ini berakhir di zona merah karena tertekan aksi jual investor. IHSG terkoreksi 23,26 poin atau 0,48% ke level 4.838,98.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,78 triliun dengan 3,79 miliar saham diperdagangkan dan aksi jual asing mencapai Rp189,69 miliar. Tercatat 84 saham naik, 194 saham melemah dan 106 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp12.090 per USD. Posisi ini terdepresiasi 101 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.989 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp12.000 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat berada pada level Rp12.000 per USD dan terlemah di level Rp12.093 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.096 per USD. Posisi ini melemah 75 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.021.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp12.064 per USD, dengan kisaran harian Rp11.990-12.094 per USD. Posisi ini memburuk 75 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.989 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada siang hari ini berada di level Rp12.027 per USD. Posisi ini melemah 27 poin dibanding posisi pada penutupan kemarin di level Rp12.000 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, apresiai USD atas mata uang dunia ikut menambah tekanan terhadap rupiah.
"Pembukaan rupiah yang melemah dibanding penutupan kemarin mengisyaratkan potensi depresiasi rupiah," kata dia, Rabu (25/6/2014).
Laju rupiah hari ini seiring dengan melemahnya IHSG. IHSG hari ini berakhir di zona merah karena tertekan aksi jual investor. IHSG terkoreksi 23,26 poin atau 0,48% ke level 4.838,98.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,78 triliun dengan 3,79 miliar saham diperdagangkan dan aksi jual asing mencapai Rp189,69 miliar. Tercatat 84 saham naik, 194 saham melemah dan 106 saham stagnan.
(rna)