Rupiah Berakhir di Level Rp12.099/USD
Kamis, 26 Juni 2014 - 16:59 WIB
Rupiah Berakhir di Level Rp12.099/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir hanya kurang 1 poin ke level Rp12.100 per USD. Pelemahan ini di tengah positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.099 per USD. Posisi ini melemah 9 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.090 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.085 per USD. Adapun posisi rupiah terlemah berada di level Rp12.099 dan terkuat di level Rp12.080 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup juga pada level Rp12.099 per USD, dengan kisaran harian Rp12.086-12.135 per USD. Posisi ini memburuk 35 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.064 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.118 per USD. Posisi ini terkoreksi 22 poin dari penutupan hari kemarin Rp12.096 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.091 per USD. Posisi ini melemah 64 poin dibanding posisi pada penutupan kemarin di level Rp12.027 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, meski dolar sempat melemah pasca rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang di bawah ekspektasi, namun belum surutnya minat beli dolar di dalam negeri mendorong depresiasi rupiah.
"BI senantiasa melakukan monitoring untuk memastikan bahwa pergerakan rupiah berjalan dengan stabil," kata dia, Kamis (26/6/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup balik arah menguat dibanding posisi kemarin seiring positifnya bursa Asia. IHSG menguat 33,44 poin atau 0,69% ke level 4.872,42.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp12.099 per USD. Posisi ini melemah 9 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp12.090 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp12.085 per USD. Adapun posisi rupiah terlemah berada di level Rp12.099 dan terkuat di level Rp12.080 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini ditutup juga pada level Rp12.099 per USD, dengan kisaran harian Rp12.086-12.135 per USD. Posisi ini memburuk 35 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp12.064 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp12.118 per USD. Posisi ini terkoreksi 22 poin dari penutupan hari kemarin Rp12.096 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.091 per USD. Posisi ini melemah 64 poin dibanding posisi pada penutupan kemarin di level Rp12.027 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, meski dolar sempat melemah pasca rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang di bawah ekspektasi, namun belum surutnya minat beli dolar di dalam negeri mendorong depresiasi rupiah.
"BI senantiasa melakukan monitoring untuk memastikan bahwa pergerakan rupiah berjalan dengan stabil," kata dia, Kamis (26/6/2014).
Sementara IHSG sore ini ditutup balik arah menguat dibanding posisi kemarin seiring positifnya bursa Asia. IHSG menguat 33,44 poin atau 0,69% ke level 4.872,42.
(rna)