OJK Catat Pertumbuhan Perbankan Syariah 37,4%

Jum'at, 27 Juni 2014 - 13:59 WIB
OJK Catat Pertumbuhan...
OJK Catat Pertumbuhan Perbankan Syariah 37,4%
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad hadir menjadi pembicara dalam pertemuan tahunan Islamic Development Bank (IDB) ke-39 yang berlangsung di Jeddah 23-26 Juni.

Pertemuan Tahunan IDB ini rutin diselenggarakan tiap tahun, dan kali ini diadakan di Jeddah bersamaan dengan perayaan ulang tahun IDB ke 40 dan dibuka oleh Putra Mahkota Saudi Arabia–Salman bin Abdulaziz.

Pada kesempatan ini Muliaman D Hadad diminta sebagai pembicara dalam dua seminar yang menyertai Pertemuan Tahunan IDB ke 39 tersebut, untuk memaparkan perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia.

Seminar ini mempertemukan para pakar termasuk perwakilan dari multilateral, organisasi internasional, regional dan lokal, ahli-ahli keuangan syariah dan otoritas pembuat kebijakan dan peraturan dari berbagai negara.

Muliaman mengatakan, perkembangan industri Microtakaful di Indonesia pertumbuhannya cukup menggembirakan dengan potensi pasar yang cukup besar.

“Grand Design Microinsurance Indonesia yang di dalamnya mencakup microtakaful yang pada Oktober tahun 2013 juga telah diluncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan,” ucap dia dalam siaran pers, Jumat (27/6/2014).

Muliaman Hadad menekankan bahwa pengembangan Microtakaful merupakan bagian dari program financial inclusion yang harus dihubungkan dan saling berhubungan dengan inisiatif lain seperti pembayaran digital (digital payment) dan branchless banking.

Menurutnya, kebutuhan untuk koordinasi antar Otoritas, Asosiasi, Operator takaful dan saluran distribusi termasuk di dalamnya seperti perusahaan telekomunikasi serta masyarakat adalah kunci pengembangan industri microtakaful ke depan.

Muliaman juga diminta untuk menyampaikan perkembangan Industri Keuangan Syariah di Indonesia berikut dengan kerangka kerja dan arah kebijakan pengembangan industri keuangan syariah ke depan. “Industri keuangan Islam telah berkembang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir,” kata dia.

Di segmen perbankan syariah, pertumbuhan rata-rata aset telah mencapai rata-rata 37,4% dalam 5 tahun terakhir dengan total aset sekitar 2USD1 miliar.

Industri perbankan syariah memiliki hampir 13 juta rekening simpanan, dan kurang lebih didukung dengan 3.000 jaringan kantor di seluruh Indonesia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alasan Muhammadiyah...
Alasan Muhammadiyah Tarik Duit dari Bank Syariah Hasil Merger
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Wapres Resmikan Operasional...
Wapres Resmikan Operasional Bank Riau Kepri Syariah, Jadi Awal Kemudi Ekonomi Syariah
Ada dari Negara Tetangga,...
Ada dari Negara Tetangga, Berikut 5 Bank Syariah Terbesar di Dunia
Terungkap! Ini Dia Bank...
Terungkap! Ini Dia Bank Syariah Pertama di Indonesia
Mau Tahu Fokus Bisnis...
Mau Tahu Fokus Bisnis Bank Syariah Indonesia, Cek di Sini
Berita Terkini
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
16 menit yang lalu
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
11 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
11 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
11 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
12 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
12 jam yang lalu
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved