Stabilkan Rupiah, RI Harus Perbaiki Fundamental Ekonomi

Jum'at, 27 Juni 2014 - 15:37 WIB
Stabilkan Rupiah, RI...
Stabilkan Rupiah, RI Harus Perbaiki Fundamental Ekonomi
A A A
JAKARTA - ‪Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada jeda siang hari ini masih menunjukkan pelemahan.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp12.103 per USD. Posisi ini melemah 12 poin dibanding posisi pada penutupan kemarin di level Rp12.091 per USD.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menuturkan, faktor terbesar yang menyebabkan rupiah melemah adalah fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai kurang stabil.

"Faktor fundamental ekonomi, neraca perdagangan kita bulan April, tentu ini sebenarnya estimasi BI Mei surplus walaupun tidak besar. Surplus mungkin sekitar USD15-30 juta," terang dia di Gedung BI, Jakarta, Jumat (27/6/2014).

Sebab itu, secara fundamental bagaimana Indonesia bisa meningkatkan ekspor dan mengurangi impor. Menurutnya, tekanan terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang masih besar, impor barang konsumsi yang cukup kuat pertumbuhannya menjadikan fundamental ekonomi Indonesia menjadi goyah.

"Impor barang konsumsi seperti April, tekanan impor dari gadget, handphone dan sebagainya. Jadi memang kita harus meningkatkan ekspor dan kurangi BBM," ujar Mirza.

Selain itu, kata dia, Indonesia harus memperbaiki neraca berjalan ekspor-impor barang dan jasa agar defisit, serta memperbaiki neraca perdagangan agar bisa surplus seperti periode sebelum 2012.

"Menurut BI, defisitnya kuartal II sesuai pola musiman lebih tinggi kuartal I, kuartal III juga sesuai pola musiman lebih tinggi dibandingkan kuartal I. BI dan pemerintah monitor dan kebijakan jangka panjang bagaimana kita berubah, dan bisa melakukan restrukturisasi terhadap current account dan tekanan neraca pembayaran," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
14 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
38 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
43 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
59 menit yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved