SBY Minta Perekonomian Tetap Dikelola dengan Baik

Senin, 30 Juni 2014 - 11:31 WIB
SBY Minta Perekonomian...
SBY Minta Perekonomian Tetap Dikelola dengan Baik
A A A
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini memimpin rapat kabinet terbatas (ratas) bidang perekonomian di kantor Presiden, Jakarta.

Dalam pengantarnya, Presiden mengimbau agar jajarannya tetap fokus dalam mengelola bidang perekonomian, meski situasi politik menjelang Pilpres 2014 semakin memanas.

"Dalam berbagai sidang kabinet, saya sampaikan meskipun tahun ini adalah tahun pemilu, tetapi perekonomian nasional harus tetap dikelola dengan baik," ujar SBY di kantor Presiden, Jakarta, Senin (30/6/2014).

Menurutnya, ada tiga isu penting yang dibahas dalam rapat kabinet terbatas kali ini. "Pertama, fiskal atau APBN yang mengalami tekanan baru dan harus selamat, menjadi instrumen untuk menjaga pertumbuhan dan sasaran lain seperti stabilitas harga, lapangan pekerjaan dan lainnya," kata dia.

Isu penting kedua, kata dia, mengenai pengelolaan stabilitas harga bahan pokok. "Lainnya, kita harus mengelola dampak perekonomian global apakah itu nilai tukar rupiah, situasi perdagangan kita, investasi dan lain-lain," ungkapnya.

SBY mengatakan, rapat terbatas kali ini juga akan membahas mengenai perubahan penduduk dan kemungkinan membangun infratruktrur kabel bawah laut.

Sementara, sejumlah jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II yang hadir diantaranya, Wapres Boediono, Kapolri Jenderal Sutarman, Jaksa Agung Basrief Arief, Menkop UKM Syarief Hasan, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo.

Selain itu juga hadir Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini, Menteri ESDM Jero Wacik, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Menteri Pertanian Suswono, Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Chairul Tandjung, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Seskab Dipo Alam dan Mensesneg Sudi Silalahi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
20 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
44 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved