Cara PGN Hadapi Pelemahan Rupiah

Kamis, 03 Juli 2014 - 11:29 WIB
Cara PGN Hadapi Pelemahan...
Cara PGN Hadapi Pelemahan Rupiah
A A A
JAKARTA - Direktur Keuangan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN Riza Pahlevi mengatakan, dalam mengantisipasi pelemahan rupiah yang sewaktu-waktu terjadi, pihaknya telah melakukan upaya lindung nilai (hedging) yang dilakukan secara natural.

"Kegiatan operasional kita pakai dolar karena kita beli gas itu dari pemasok menggunakan USD, tidak ada bayar pakai rupiah pakai dolar semua, supaya kita enggak ada miss. Prinsip akutansi itu faktor yang memengaruhi perusahaan reportingnya USD, jadi kita report-nya dolar juga," ujar dia di Kantor Pusat PGN Jakarta, Rabu (2/7/2014) malam.

Penggunaan dolar dalam kegiatan operasional perseroan, disebut Pahlevi telah dilakukan sejak 2011. Sebab itu, secara struktur perseroan tidak memiliki risiko rugi kurs. "Ya secara natural sudah (hedging), tetap ada kemitraan dengan perbankan," imbuhnya.

Riza mengatakan, upaya lindung nilai memang perlu dilakukan oleh perusahaan berplat merah seperti PGN. Terlebih sudah ada peraturan yang menyebutkan bahwa BUMN perlu melakukan hedging untuk mengantisipasi segala macam risiko.

"Bahkan, saya pikir kita sudah punya SOP (Standard Operational Procedure) hedging, jadi kita sudah prepare," ucap dia.

Selain itu, pihaknya juga selama ini memiliki kerja sama yang baik dengan seluruh perbankan BUMN. Seluruh transaksi manajemen dan pembayaran dilakukan melalui perbankan BUMN.

"Semuanya mitra kami, seluruh transaksi manajemen, transaksi pembayaran kita kerja sama dengan bank BUMN. Seperti teman-teman Mandiri, BNI, BRI, BTN. Mostly transaksi kita ke perbankan dalam negeri kok," pungkas Riza.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved