Investor Jadikan Indeks Demokrasi Acuan Investasi di RI

Jum'at, 04 Juli 2014 - 13:00 WIB
Investor Jadikan Indeks...
Investor Jadikan Indeks Demokrasi Acuan Investasi di RI
A A A
JAKARTA - Head Democratic Governance Poverty Reduction Unit United Nations Development Programme (UNDP) dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Nurina Widagdo mengatakan, indeks demokrasi bisa menjadi acuan investor dalam menanamkan modal di Indonesia.

Pasalnya, dalam penentuan indeks demokrasi terdapat indikator keamanan negara. Salah satu indikator yang bisa menjadi penilaian investor asing adalah masalah demonstrasi atau mogok kerja yang bersifat kekerasan.

Indikator ini pada 2013 masih bernilai sangat buruk yaitu masih 18,71. Indikator ini juga terbilang turun dari 2012 yang tercatat 19,12.

"Bisa saja investor melihat hasil indeks demokrasi provinsi mana yang tinggi, mereka mencari berdasarkan indeks yang mana aman," kata Nurina ketika ditemui di Gedung BPS Pusat, Jakarta, Jumat (4/7/2014).

Dalam perhitungan indeks demokrasi Indonesia, setidaknya terdapat 28 indikator yang dinilai. Indikator ini bersifat kuantitatif yang sebelumnya diolah dari data kualitatif dengan mengcoding banyak sumber mulai dari media, data pemerintah daerah dan lain sebagainya.

Menurutnya, selain indikator demonstrasi dan mogok kerja, investor mungkin saja melihat indikator lain seperti pengaduan masyarakat mengenai penyelenggaraan pemerintah yang nilainya pada 2013 mencapai 72,51. Nilai indikator ini naik dari 2012 yang hanya 69,91.

"Sebenarnya utilisasi atau kegunaan indeks demokrasi ini macam macam. Kita belum penuh saja eksploitasi ini. Kadin industri bisa memberi masukan kepada investor mengenai stabilisisasi dengan membawa indikator-indikator ini," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
1 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
2 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
3 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
3 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved