AP I Taken Kontrak Dengan Mitra Usaha untuk Komersial Area
Jum'at, 04 Juli 2014 - 19:46 WIB
AP I Taken Kontrak Dengan Mitra Usaha untuk Komersial Area
A
A
A
JAKARTA - PT Angkasa Pura I (AP I) menandatangani kontrak dengan mitra usaha kategori UMKM dan mitra usaha untuk Terminal Domestik yang akan mengisi Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Direktur Utama AP I, Tommy Soetomo mengatakan secara terbuka perseroan melakukan proses seleksi mitra usaha kategori UMKM dan mitra usaha untuk Terminal Domestik. Setelah melalui proses seleksi yang transparan, pihaknya melakukan penandatanganan kontrak dengan tujuh perusahaan kategori UMKM dan sembilan perusahaan untuk seleksi Terminal Domestik.
"Penunjukan mitra usaha di seluruh bandara yang kami kelola wajib berpegang pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Karena itu, semua calon mitra usaha harus melalui proses seleksi secara terbuka," kata Tommy dalam rilisnya, Jumat (4/7/2014).
Mitra usaha Terminal Domestik yang terlibat diantaranya adalah PT Bali Pawiwahan, DFS Holdings Limited, Host of Holland B.V, WH Smith Travel Limited. Sementara itu, mitra UMKM yang terlibat diantaranya adalah PT Wahana Krishna Dana, PT Bali Satwika, PT Pratisheena Indogarba.
Seperti diketahui bersama, beberapa waktu lalu para pengusaha yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Bandara (P2B) meminta Angkasa Pura I agar dapat memfasilitasi pengusaha lama yang terhenti karena proyek pengembangan bandara dan renovasi terminal dapat kembali berusaha di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Untuk itu, Angkasa Pura I selaku pengelola bandara telah membuka kesempatan kepada seluruh anggota P2B (UMKM) untuk berpartisipasi dalam proses seleksi mitra usaha.
"Sesuai komitmen kami bersama Pemerintah Provinsi, Komisi VI DPR RI dan Komnas HAM, perseroan siap memfasilitasi para pengusaha lama yang termasuk dalam kategori UMKM untuk dapat berusaha di Bandara I Gusti Ngurah Rai," jelasnya.
Disebutkan Tommy, Angkasa Pura I sejak 2010 memfokuskan diri pada peningkatan pendapatan dari sisi nonaeronautika, antara lain dengan mengembangkan manajemen pengelolaan area komersial di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Direktur Utama AP I, Tommy Soetomo mengatakan secara terbuka perseroan melakukan proses seleksi mitra usaha kategori UMKM dan mitra usaha untuk Terminal Domestik. Setelah melalui proses seleksi yang transparan, pihaknya melakukan penandatanganan kontrak dengan tujuh perusahaan kategori UMKM dan sembilan perusahaan untuk seleksi Terminal Domestik.
"Penunjukan mitra usaha di seluruh bandara yang kami kelola wajib berpegang pada prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). Karena itu, semua calon mitra usaha harus melalui proses seleksi secara terbuka," kata Tommy dalam rilisnya, Jumat (4/7/2014).
Mitra usaha Terminal Domestik yang terlibat diantaranya adalah PT Bali Pawiwahan, DFS Holdings Limited, Host of Holland B.V, WH Smith Travel Limited. Sementara itu, mitra UMKM yang terlibat diantaranya adalah PT Wahana Krishna Dana, PT Bali Satwika, PT Pratisheena Indogarba.
Seperti diketahui bersama, beberapa waktu lalu para pengusaha yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Bandara (P2B) meminta Angkasa Pura I agar dapat memfasilitasi pengusaha lama yang terhenti karena proyek pengembangan bandara dan renovasi terminal dapat kembali berusaha di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Untuk itu, Angkasa Pura I selaku pengelola bandara telah membuka kesempatan kepada seluruh anggota P2B (UMKM) untuk berpartisipasi dalam proses seleksi mitra usaha.
"Sesuai komitmen kami bersama Pemerintah Provinsi, Komisi VI DPR RI dan Komnas HAM, perseroan siap memfasilitasi para pengusaha lama yang termasuk dalam kategori UMKM untuk dapat berusaha di Bandara I Gusti Ngurah Rai," jelasnya.
Disebutkan Tommy, Angkasa Pura I sejak 2010 memfokuskan diri pada peningkatan pendapatan dari sisi nonaeronautika, antara lain dengan mengembangkan manajemen pengelolaan area komersial di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
(gpr)
Lihat Juga :