Apindo Jateng Sesalkan Libur Nasional Saat Pilpres

Selasa, 08 Juli 2014 - 15:32 WIB
Apindo Jateng Sesalkan...
Apindo Jateng Sesalkan Libur Nasional Saat Pilpres
A A A
SEMARANG - Penetapan libur nasional pada pelaksanaan Pemilu Presiden (Pilpres) disesalkan kalangan pengusaha. Pasalnya, dengan adanya ketetapan libur nasional, para pengusaha harus membayar lebih jika tetap ingin karyawannya bekerja.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng, Frans Kongi menilai, kebijakan pemerintah sangat tidak pro terhadap pengusaha.

Menurutnya, jika alasan pemerintah memberlakukan libur nasional supaya bisa memberikan kesempatan kepada karyawan untuk berpartisipasi dalam Pilpres, sebenarnya tidak perlu dilakukan langkah memberlakukan libur.

Karena, sambung Frans pada dasarnya para pengusaha sudah memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung pelaksanaan pemilu, dengan memberikan waktu kepada karyawan untuk berpartisipasi.

Dia menjelaskan, pihak perusahaan biasanya mengatur waktu antara pukul 08.00 sampai pukul 12.00 untuk memberikan kesempatan pada karyawan menggunakan hak pilihnya.

"Pada pemilu sebelumnya tidak ada libur nasional, tetapi karyawan tetap bisa berpartisipasi dalam pemilu, karena memang para pengusaha memberikan waktu khusus," katanya, Selasa (8/7/2014).

Pemberlakuan hari libur praktis perusahaan yang tetap mempekerjakan karyawanya harus mengeluarkan dana lebih untuk membayar gaji lembur.

"Kalau libur tapi mereka tetap masuk berarti kan dihitung lembur, dan kalau sudah seperti ini jelas akan memberatkan perusahaan. Di Indonesia ini sudah terlalu banyak hari libur, jangan ditambah-tambah terus," ucapnya.

Menurutnya, tidak semua perusahaan akan bisa mematuhi kebijakan hari libur nasional, pada saat pelaksanaan pemilu, telebih bagi perusahaan-perusahaan yang sudah memiliki kontrak kerja dan harus segera diselesaikan.

"Saat ini kami patuh dengan kebijakan pemerintah, tetapi ke depan kami berharap pemerintah berpikir secara produktif dan meninjau ulang keputusan libur nasional pada saat pemilu. Pemerintah tidak perlu khawatir, karena kami memiliki komitmen untuk mensukseskan Pemilu," terangnya.

Sementara, pada pelaksanaan Pilpres 9 Juli, kegiatan operasional Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) terhenti shift I yaitu pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Layanan dokumen loket dibuka pukul 13.00 untuk memberi kemudahan dan kelancaran bongkar muat peti kemas di shift II berikutnya.

Kegiatan di TPKS pada saat Pilpres tercatat untuk kapal sandar hanya kapal Kota Tabah bongkar muat 900 Teus dan Kapal Yang Ming sebanyak 800 Teus.

"Pagi kita liburkan dulu untuk kegiatan bongkar muat barang, kemudian baru akan kembali beroperasi pada sore harinya. Meski beroperasi mulai sore tidak akan berpengaruh terhadap kegiatan bongkat muat," kata General Manager TPKS Iwan Sabatini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
1 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
1 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
2 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
2 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
2 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved