CT Akan Sambangi Pemda Bahas PLTU Batang Usai Pilpres
Selasa, 08 Juli 2014 - 21:10 WIB
CT Akan Sambangi Pemda Bahas PLTU Batang Usai Pilpres
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) mengungkapkan akan mempercepat pembangunan mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah berkapasitas 2X1000 Megawatt (MW), yang saat ini masih terkatung lantaran perizinan yang tak kunjung keluar.
Dia mengatakan, setelah Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), dia akan bertemu dengan pemerintah daerah (Pemda) terkait masalah perizinan tersebut.
"Setelah pemilu presiden, saya sendiri yang akan bicara dengan mereka untuk minta bantuan agar mereka memfasilitasi," ucap CT usai acara buka puasa bersama di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (8/7/2014).
Menurutnya, percepatan ini penting mengingat para investor sudah mau membayar dengan ganti untung bukan dengan ganti rugi.
Sebelumnya, pemda sudah menjelaskan kepada dirinya mengenai pembangunan proyek ini dan dikatakan tidak ada masalah.
"Itu kan sudah dikasih tahu sebelumnya. Mereka sudah kasih tahu saya dari sebulan yang lalu, enggak ada masalah, justru merger itu agar bisa terus dilanjutkan. Gitu negosiasinya dengan prinsipal yang memberikan pinjamannya," imbuh dia.
Lahan untuk pembangunan PLTU Batang, lanjut CT, akan diminta bantuan, pasalnya pihaknya tidak bisa mengintervensi karena ini pengerjaannya swasta.
"Yang kita minta adalah bantuan dari Pemda. Baik kepada pemerintah tingkat satu Jawa Tengah maupun Kabupaten Batang," pungkasnya.
Dia mengatakan, setelah Pemilihan Umum Presiden (Pilpres), dia akan bertemu dengan pemerintah daerah (Pemda) terkait masalah perizinan tersebut.
"Setelah pemilu presiden, saya sendiri yang akan bicara dengan mereka untuk minta bantuan agar mereka memfasilitasi," ucap CT usai acara buka puasa bersama di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (8/7/2014).
Menurutnya, percepatan ini penting mengingat para investor sudah mau membayar dengan ganti untung bukan dengan ganti rugi.
Sebelumnya, pemda sudah menjelaskan kepada dirinya mengenai pembangunan proyek ini dan dikatakan tidak ada masalah.
"Itu kan sudah dikasih tahu sebelumnya. Mereka sudah kasih tahu saya dari sebulan yang lalu, enggak ada masalah, justru merger itu agar bisa terus dilanjutkan. Gitu negosiasinya dengan prinsipal yang memberikan pinjamannya," imbuh dia.
Lahan untuk pembangunan PLTU Batang, lanjut CT, akan diminta bantuan, pasalnya pihaknya tidak bisa mengintervensi karena ini pengerjaannya swasta.
"Yang kita minta adalah bantuan dari Pemda. Baik kepada pemerintah tingkat satu Jawa Tengah maupun Kabupaten Batang," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :