Sriwijaya Tambah 28.700 Kursi Selama Musim Mudik
Jum'at, 11 Juli 2014 - 17:29 WIB
Sriwijaya Tambah 28.700 Kursi Selama Musim Mudik
A
A
A
SEMARANG - Maskapai Sriwijaya Air bakal menambah 28.700 kursi untuk menghadapi musim arus mudik dan arus balik Lebaran 2014. Seluruh tambahan kursi akan mulai diberlakukan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.
Direktur Komersil Sriwijaya Air Totok Nursatyo mengungkapkan, penambahan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat arus mudik dan arus balik lebaran.
"Kita prediksi pada saat arus mudik dan arus balik akan ada kenaikan penumpang hingga 15% dibandingkan hari-hari biasa," katanya usia safari Ramadan Sriwijaya Air Distrik Semarang, di Hotel Ibis Semarang, Kamis (10/7) malam.
Dia menambahkan, seluruh tambahan kursi tersebut akan disebar di semua disrtrik Sriwijaya diseluruh Indonesia, seperti Sumatera, Palembang, Makassar, Pontianak, Pulau Jawa, termasuk Semarang dan Jogja. "Penambahan kursi tersebut kita perkirakan sudah mencukupi untuk menghadapi lonjakan penumpang," imbuhnya.
Dikatakannya, penambahan kursi atau penambahan penerbangan ini, antara satu sampai tiga kali untuk setiap rute penerbangan di masing-masing bandara di 15 Distrik Sriwijaya Air di seluruh Indonesia.
Penerbangan dari Semarang yang menjadi perhatian tersendiri, mengingat Semarang menjadi salah satu basis market Sriwijaya Air. Menurut dia, waktu krisis ekonomi dimana semua maskapai mengalami kondisi sulit, distrik Semarang bisa dengan cepat dalam waktu satu bulan sudah bisa merubah dari rugi menjadi profit.
Hanya saja, kata dia, Semarang yang memiliki potensi yang besar belum didukung dengan pengembangan bandara yang maksimal.
Distrik manajer Sriwijaya Air Semarang Budi Sasongko menambahkan, untuk rute penerbangan di bandara Ahmad Yani Semarang, tujuan Jakarta-Semarang PP yang biasanya dari tiga kali penerbangan menjadi empat kali penerbangan. “Saat ini sudah ada yang mulai melakukan pemesanan tiket untuk mudik lebaran,” katanya.
Penerbangan bersama Sriwijaya Air akan dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737-300, 737-400, 737-500, dan 800 NG dengan layanan economy class serta executive class.
Direktur Komersil Sriwijaya Air Totok Nursatyo mengungkapkan, penambahan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada saat arus mudik dan arus balik lebaran.
"Kita prediksi pada saat arus mudik dan arus balik akan ada kenaikan penumpang hingga 15% dibandingkan hari-hari biasa," katanya usia safari Ramadan Sriwijaya Air Distrik Semarang, di Hotel Ibis Semarang, Kamis (10/7) malam.
Dia menambahkan, seluruh tambahan kursi tersebut akan disebar di semua disrtrik Sriwijaya diseluruh Indonesia, seperti Sumatera, Palembang, Makassar, Pontianak, Pulau Jawa, termasuk Semarang dan Jogja. "Penambahan kursi tersebut kita perkirakan sudah mencukupi untuk menghadapi lonjakan penumpang," imbuhnya.
Dikatakannya, penambahan kursi atau penambahan penerbangan ini, antara satu sampai tiga kali untuk setiap rute penerbangan di masing-masing bandara di 15 Distrik Sriwijaya Air di seluruh Indonesia.
Penerbangan dari Semarang yang menjadi perhatian tersendiri, mengingat Semarang menjadi salah satu basis market Sriwijaya Air. Menurut dia, waktu krisis ekonomi dimana semua maskapai mengalami kondisi sulit, distrik Semarang bisa dengan cepat dalam waktu satu bulan sudah bisa merubah dari rugi menjadi profit.
Hanya saja, kata dia, Semarang yang memiliki potensi yang besar belum didukung dengan pengembangan bandara yang maksimal.
Distrik manajer Sriwijaya Air Semarang Budi Sasongko menambahkan, untuk rute penerbangan di bandara Ahmad Yani Semarang, tujuan Jakarta-Semarang PP yang biasanya dari tiga kali penerbangan menjadi empat kali penerbangan. “Saat ini sudah ada yang mulai melakukan pemesanan tiket untuk mudik lebaran,” katanya.
Penerbangan bersama Sriwijaya Air akan dilayani dengan menggunakan armada Boeing 737-300, 737-400, 737-500, dan 800 NG dengan layanan economy class serta executive class.
(gpr)
Lihat Juga :