Harga WTI Terkoreksi Jelang Rilis Stok Bensin AS

Selasa, 15 Juli 2014 - 10:42 WIB
Harga WTI Terkoreksi...
Harga WTI Terkoreksi Jelang Rilis Stok Bensin AS
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati harga terendah dalam dua bulan menjelang rilis data persediaan bahan bakar di Amerika Serikat (AS) sebagai konsumen minyak terbesar di dunia. Sementara harga minyak brent stabil di London.

Stok bensin di AS kemungkinan meningkat sebanyak 900 ribu barel pada pekan lalu ke level tertinggi sejak Maret. Sedangkan stok minyak mentah AS kemungkinan menyusut 2,5 juta barel menjadi 380,1 juta dalam tujuh hari yang berakhir 11 Juli 2014. Adapun the Energy Information Administration (EIA) dijadwalkan akan merilis laporan pasokan mingguan, besok.

Produksi minyak mentah dari Irak tetap tidak terpengaruh oleh konflik yang trejadi di negara itu, sementara Libya berupaya untuk meningkatkan ekspor minyak setelah dua terminal minyaknya dibuka kembali.

"Fokus utama adalah data EIA. Pasar telah kehilangan minatnya di Timur Tengah dan itu sebabnya harga melemah," kata analis Fat Prophets David Lennox seperti dilansir Bloomberg, Selasa (15/7/2014).

Kontrak berjangka (futures) sedikit berubah di New York setelah naik 8 sen, kemarin. Minyak WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Agustus berada di harga USD100,86 per barel, turun 5 sen pada pukul 11.16 siang waktu Sydney. Kontrak ditutup pada USD100,83 pada 11 Juli, terendah sejak 12 Mei 2014.

Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 24% di bawah rata-rata 100 hari. Harga telah naik 2,5% sepanjang tahun ini.

Sementara harga minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Agustus turun 18 sen menjadi USD106,80 per barel. Kontrak September turun 11 sen menjadi USD107,60. Premi minyak mentah patokan Eropa terhadap WTI diperdagangkan sebesar USD5,96 untuk WTI, turun dibanding sebelumnya sebesar USD6,07.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved