Harga WTI Dekati Level Terendah Dua Bulan

Rabu, 16 Juli 2014 - 10:34 WIB
Harga WTI Dekati Level...
Harga WTI Dekati Level Terendah Dua Bulan
A A A
MELBOURNE - Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati harga terendah dalam dua bulan menjelang data persediaan bensin di Amerika Serikat, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia. Sementara harga minyak brent stabil di London.

Kontrak berjangka (futures) sedikit berubah di New York setelah jatuh 0,9% kemarin, ditutup di bawah USD100 per barel untuk kali pertama sejak Mei 2014. Persediaan bensin AS kemungkinan naik 950 ribu barel pekan lalu, sementara pasokan minyak mentah turun.

Persediaan bensin AS kemungkinan meningkat untuk pekan kedua yang berakhir 11 Juli 2014 menjadi sekitar 215,3 juta barel. Menurut data American Petroleum Institute, persediaan minyak menyusut 1,6 juta.

Sementara National Oil Corp menyatakan bahwa produksi minyak mentah di Libya naik menjadi 550 ribu barel per hari (bph), naik dua kali lipat dari posisi 23 Juni 2014.

"Investor mengawasi data pasokan di AS malam ini. Salah satu pendorong utamanya adalah premi risiko geopolitik," kata Kepala Analis CMC Markets Ric Spooner seperti dilansir Bloomberg, Rabu (16/7/2014).

Minyak mentah WTI di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Agustus berada di harga USD100,30 per barel, naik 34 sen pada pukul 11.22 siang waktu Sydney. Harga ini naik 95 sen dibanding kemarin USD99,96 dan merupakan penutupan terendah sejak 6 Mei 2014.

Semua volume berjangka yang diperdagangkan sekitar 7% di atas rata-rata 100 hari. Harga berjangka telah meningkat 1,9% sepanjang tahun ini.

Sementara minyak brent di London ICE Futures Europe Exchange untuk pengiriman Agustus turun 13 sen menjadi USD105,89 per barel. Kontrak untuk September naik 1 sen menjsdi USD106,89. Premi minyak mentah patokan Eropa terhadap WTI sebesar USD5,59, turun dibanding kemarin sebesar USD6,06.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved