Pasar Semen Nasional Diprediksi Tumbuh 6% Per Tahun
Rabu, 16 Juli 2014 - 19:19 WIB
Pasar Semen Nasional Diprediksi Tumbuh 6% Per Tahun
A
A
A
BANDUNG - Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk Dwi Soetjipto memprediksi, pasar semen nasional akan terus tumbuh, dengan asumsi pertumbuhan 6% per tahun. Sehingga, konsumsi semen hingga 2017 diperkirakan dapat menembus angka 73,55 juta ton dibandingkan posisi 2013 di kisaran 58 juta ton.
"Jelas ini prospek yang sangat menjanjikan. Perseroan juga tengah fokus membangun pabrik baru di Jawa Tengah dan Sumatera Barat yang masing-masing berkapasitas 3 juta ton," ujarnya.
Dia menuturkan, pihaknya kini tengah menjajaki potensi kemitraan melalui pembentukan perusahaan patungan (joint venture). "Dengan begitu, perseroan menargetkan kapasitas produksi mencapai 40,8 juta ton pada 2017," jelasnya.
Seperti diketahui, Grup Semen Indonesia terdiri dari Semen Padang, Semen Tonasa, Semen Gresik, dan Thang Long Cement Vietnam. Kelompok perusahaan itu optimis tetap tampil sebagai market leader di industri semen nasional, bahkan diperluas hingga ke pasar luar negeri.
Pada kuartal I/2014, perseroan mencatat penjualan sebesar 6,2 juta ton yang membuatnya memimpin pangsa pasar (market share) semen nasional sebesar 43,8%. Pencapaian tersebut meningkat 3,5% dibandingkan periode yang sama pada 2013, sebesar 5,9 juta ton.
Dwi mengatakan, para kuartal pertama tahun ini persero membukukan pendapatan sebesar Rp6,2 triliun. Angka tersebut tumbuh 11,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun.
"Hingga posisi Maret 2014, persero mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,3 triliun. Angka tersebut tumbuh 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,23 triliun," katanya.
"Jelas ini prospek yang sangat menjanjikan. Perseroan juga tengah fokus membangun pabrik baru di Jawa Tengah dan Sumatera Barat yang masing-masing berkapasitas 3 juta ton," ujarnya.
Dia menuturkan, pihaknya kini tengah menjajaki potensi kemitraan melalui pembentukan perusahaan patungan (joint venture). "Dengan begitu, perseroan menargetkan kapasitas produksi mencapai 40,8 juta ton pada 2017," jelasnya.
Seperti diketahui, Grup Semen Indonesia terdiri dari Semen Padang, Semen Tonasa, Semen Gresik, dan Thang Long Cement Vietnam. Kelompok perusahaan itu optimis tetap tampil sebagai market leader di industri semen nasional, bahkan diperluas hingga ke pasar luar negeri.
Pada kuartal I/2014, perseroan mencatat penjualan sebesar 6,2 juta ton yang membuatnya memimpin pangsa pasar (market share) semen nasional sebesar 43,8%. Pencapaian tersebut meningkat 3,5% dibandingkan periode yang sama pada 2013, sebesar 5,9 juta ton.
Dwi mengatakan, para kuartal pertama tahun ini persero membukukan pendapatan sebesar Rp6,2 triliun. Angka tersebut tumbuh 11,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,5 triliun.
"Hingga posisi Maret 2014, persero mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,3 triliun. Angka tersebut tumbuh 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,23 triliun," katanya.
(dmd)
Lihat Juga :