Jasa Marga Butuh Uang Receh Rp4,7 M untuk Tol Cikempek

Senin, 21 Juli 2014 - 20:43 WIB
Jasa Marga Butuh Uang...
Jasa Marga Butuh Uang Receh Rp4,7 M untuk Tol Cikempek
A A A
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mengaku sengaja mengumpulkan uang receh untuk menyiapkan uang kembalian para pemudik yang membayar tol dengan menggunakan uang pecahan besar.

Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman mengungkapkan, untuk ruas tol Cikampek harus ada tambahan uang kembalian sebesar Rp1,2 miliar, dari biasanya Rp3,5 miliar. Tambahan tersebut berlaku selama 14 hari. "Jadi untuk 14 hari saja Rp4,7 miliar," katanya di Kantornya, Jakarta, Senin (21/7/2014).

Biasanya, kata dia, pada saat Lebaran para pemudik membayar uang tol dengan uang pecahan besar. Hal ini akan menjadi permasalahan besar jika Jasa Marga tidak menyiapkan uang kembalian dengan nominal kecil saat Lebaran.

"Kita siapkan uang kembalian luar biasa, pemudik rata-rata saat lebaran mengambil uangnya dari ATM dalam jumlah besar semua," ujarnya.

Menurutnya, kerumitan akan bertambah ketika jasa perbankan melakukan penutupan selama Lebaran. Pihaknya agak kesulitan mendapatkan uang pecahan kecil. "Ini yang rumit, perbankan melakukan penutupan saat Lebaran, sehingga kita tidak bisa tukar uang," ungkap dia.

Namun, pihaknya akan melakukan operasi pasar mencari tempat penukaran uang pecahan kecil, sepertri ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan bank sebelum melakukan penutupan.

"Sehingga kita lakukan penukara uang receh, kita operasi pasar menukarkan uang receh ke pom bensin, ke bank yang tidak padat. Ini hal yang tidak kalah penting, persiapan bagus uang recehnya tidak ada," pungkas dia.

Adit memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada H-3 sebelum Lebaran, tepatnya pada Jumat (25/7). "Bisa disimpulkan pengguna jasa kami puncak mudik Jumat, Sabtu mereka tidak bolos sebelum Lebaran, itu jadi pertimbangan," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Giliran Jasa Marga Diduga...
Giliran Jasa Marga Diduga Kena Retas, 252 GB Data Bocor
Jasa Marga Raih Penghargaan...
Jasa Marga Raih Penghargaan Atas Tindakan Keselamatan dari Kemenhub
5 Jurusan Kuliah yang...
5 Jurusan Kuliah yang Paling Diincar BUMN PT Jasa Marga
Dirut PT Jasa Marga:...
Dirut PT Jasa Marga: 23 CCTV di Tol Japek Bermasalah
Penjelasan Jasa Marga...
Penjelasan Jasa Marga soal Video Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tol
Penuhi Panggilan Komnas...
Penuhi Panggilan Komnas HAM, Dirut PT Jasa Marga Tak Banyak Komentar
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
31 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
48 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
54 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
59 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
59 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved