Mendag Perkirakan Neraca Perdagangan Juni Defisit

Selasa, 22 Juli 2014 - 10:48 WIB
Mendag Perkirakan Neraca...
Mendag Perkirakan Neraca Perdagangan Juni Defisit
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memperkirakan neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Juni 2014 akan defisit.

"Kalau buat bulan Juni ini kan masalahnya bisa karena boleh ekspor konsentrat emas, tapi saya melihatnya mungkin akan terjadi defisit perdagangan bulan juni ini," ujar dia di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta, Senin (21/7/2014) sore.

Lebih lanjut dia menuturkan, defisitnya neraca perdagangan pada Juni lebih disebabkan larangan izin ekspor konsentrat, serta banyaknya pedagang yang mengimpor barang-barang kebutuhan Lebaran dan tahun ajaran baru untuk sekolah.

"Tapi saya melihatnya mungkin akan terjadi defisit perdagangan bulan Juni ini disebabkan oleh dua hal, yaitu satu karena konsentrat tidak boleh diekspor, kedua pedagang itu impor itu Lebaran dan sekolah. Jadi itu yang bikin mungkin terjadi defisit perdagangan," imbuh dia.

Kendati akan terjadi defisit, namun dia memastikan defisitnya neraca perdagangan tidak akan terlalu mengkhawatirkan. Bahkan dia mengatakan, prediksi Bank Indonesia (BI) yang mengatakan akan terjadi defisit sebesar USD300 juta masih dianggap wajar.

"Tetapi saya merasa bahwa secara struktur sebenarnya lebih baik, kalaupun terjadi defisit perdagangan, mestinya tidak terlalu mengkhawatirkan angkanya, tipis-tipis aja. Ya kalau sampai segitu (USD300 juta) kita anggap okelah," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari 2025 Catat Surplus USD 3,45 Miliar
Neraca Perdagangan Agustus...
Neraca Perdagangan Agustus 2024 Surplus
Top! Surplus Neraca...
Top! Surplus Neraca Dagang Tertinggi Sejak 9 Tahun Terakhir
Januari - November 2020,...
Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit
Juara Lawan AS, Neraca...
Juara Lawan AS, Neraca Dagang RI Keok dengan Thailand
Ekspor Terus Turun,...
Ekspor Terus Turun, Ekonom Khawatir Akan Ada PHK Massal
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved