BBM Harusnya Dinaikkan Rp1.000-Rp2.000/Liter

Minggu, 10 Agustus 2014 - 15:47 WIB
BBM Harusnya Dinaikkan...
BBM Harusnya Dinaikkan Rp1.000-Rp2.000/Liter
A A A
JAKARTA - Pengamat minyak dan gas bumi Center for Petroleum and Energy Economics Studies Kurtubi menilai, dibanding harus melakukan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang memberatkan masyarakat, lebih baik menaikkan harga BBM sekitar Rp1.000-Rp2.000 per liter.

"Karena jika hal tersebut dilakukan, ini akan berimbas kepada mereka-mereka yang terkena pembatasan tersebut. Itu sama saja terkena dampak naik hingga 100%," ujar Kurtubi kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (10/8/2014).

Dengan adanya kenaikan harga Rp1.000-Rp2.000 per liter, menurut dia, menjadi solusi yang tepat dari pada harus dengan membatasi jumlah BBM bersubsidi yang beredar.

"Kalau dibatasi, misalnya mobil sedang di jalan tol tiba-tiba bensinnya habis, kemudian mau isi premium, habis gara-gara dibatasi, mau nggak mau mereka harus beli pertamax yang harganya mahal kan," ujar Kurtubi.

Kurtubi juga menilai bahwa dengan adanya kenaikan harga BBM, masyarakat juga akan mulai melakukan penghematan, sehingga dapat dipastikan cadangan BBM negara akan stabil.

"Daripada mereka buang duit untuk BBM yang mahal lebih baik mereka naik angkutan umum. Dengan begitu kan BBM juga akan hemat," tandasnya.

Selain menaikkan harga BBM bersubsidi, solusi lain yang bisa dilakukan pemerintah selain pembatasan BBM adalah dengan menggenjot pembangunan infrastruktur bahan bakar gas (BBG) karena selain sumber yang masih melimpah, lebih murah dan juga ramah lingkungan.

Sekedar informasi, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) dalam surat edarannya menyatakan bahwa solar bersubsidi dilarang diperjualbelikan di wilayah Jakarta Pusat mulai 1 Agustus 2014.

Selanjutnya, mulai 6 Agustus, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalur tol tidak lagi menjual BBM jenis premium. Langkah ini dilakukan agar kuota BBM bersubsidi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2014 tidak jebol.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah akan Batasi...
Pemerintah akan Batasi Pembelian BBM Subsidi Mulai 1 Oktober 2024
Pembatasan BBM Subsidi...
Pembatasan BBM Subsidi lewat MyPertamina
PBOIN Tolak Pembatasan...
PBOIN Tolak Pembatasan BBM Bersubsidi
Daftar Mobil yang Dilarang...
Daftar Mobil yang Dilarang Konsumsi Pertalite Mulai September 2022
Pembatasan Pembelian...
Pembatasan Pembelian BBM Subsidi Masih Tersendat Aturan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Berlakukan Pembatasan BBM Subsidi
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
1 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
1 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
2 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
2 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
3 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
3 jam yang lalu
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved