Mentan Tolak Dinilai Gagal dalam Swasembada Pangan

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 22:17 WIB
Mentan Tolak Dinilai...
Mentan Tolak Dinilai Gagal dalam Swasembada Pangan
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Suswono menampik tegas pemerintahan SBY dinilai gagal dalam melakukan swasembada. Dia menerangkan, ada beberapa kebutuhan pokok yang surplus sebagai buktinya.

"Jangan dikatakan gagal. Ini kan kaitannya swasembada. Beras saja surplus. Kedelai sesuatu yang belum ada harga, cukup memadai. Pemicunya memang masih harga. Petani mau tanam kalau harga bagus. Kalau rugi, ngapain tanam," ujar dia di Jakarta , Jumat (15/8/2014).

Dia juga mengatakan, untuk jagung jauh lebih menguntungkan. Bisa dilihat dalam indikator ekonomi yang menunjukan angka positif.

"Surplus perdagangan kita di pertanian USD20 miliar. Kita punya produk komoditas unggulan di perkebunan, ada produk kita yang tidak optimal di dalam negeri. Contohnya kedelai, ini masih soal harga. Akhirnya trader memanfaatkan. Jadi lebih senang impor. Jadi kalau dari seluruh produk pertanian secara menyeluruh ya kita surplus," ujarnya.

Dia menambahkan, Indonesia punya unggulan di perkebunan, yaitu kakao dan karet. "Itu adalah unggulan kita yang tidak bisa disubtitusi di negara sub tropis. Jadi kita harus tau kita punya unggulan apa. Kalau kita tau, kita bisa optimalkan," katanya.

Namun, Suswono menjelaskan, memang kalau bercita-cita swasembada ke depan masih memungkinkan. "Asal ada penataan lahan, petani di sejahterahkan. Supaya bekerja di sektor pertanian menjanjikan dalam artian memang menguntungkan," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
15 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved